Dua Jambret versus Polisi Baku Hantam

330

KARANGAYU – Dua jambret yang kerap beraksi di Kota Semarang berhasil diamankan anggota Reskrim Semarang Barat, Rabu (20/8) dini hari. Keduanya sempat menjadi amukan warga usai adu jotos dengan petugas. Pelaku bahkan nyaris dibakar, karena warga sudah emosi.

Keduanya, Yoko Purnomo, 24, warga Gisikdrono, Semarang Barat dan Agus Setyawan, 20, warga Noroyono, Semarang Utara. Pelaku dibekuk tidak lama usai menjalankan aksinya di Jalan Jenderal Sudirman, Semarang Barat.

Kejadian bermula ketika Yoko dan Agus sedang mencari sasaran di tengah kegelapan malam Kota Atlas. Dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio bernopol H 3416 QW, keduanya berputar-putar. Sampai di Jalan Jenderal Sudirman, keduanya menarik tas seorang pengendara motor yang melintas. ”Saat itu kami memang sedang mencari sasaran, dan dapat tas cangklong,” kata Yoko.

Berhasil mendapatkan barang, kedua pelaku memacu kendaraan ke arah Jalan Puri Anjasmoro. Namun apes, saat melarikan diri itu, keduanya berpapasan dengan anggota Reskrim Polsek Semarang Barat, Bripka Wiwit Januandrianto yang sedang patroli. Anggota berpakaian preman ini curiga, dan langsung melakukan pengejaran. Mengetahui sedang dibuntuti, kedua pelaku tancap gas. Bripka Wiwit terus mengejar kedua pelaku. Begitu dekat, Wiwit langsung menendang motor pelaku. Brakk. Kedua pelaku dan sepeda motor terjatuh di perlintasan rel kereta api Jalan Anjasmoro.

”Tiba-tiba ditendang seorang lelaki. Kami langsung jatuh tersungkur,” ujarnya.

Belum mengetahui jika yang menendang anggota polisi, Yoko dan Agus masih melakukan perlawanan. Dua pemuda itu bangkit dan melakukan pemukulan. Tak pelak, adu jotos antara dua pelaku dan Bripka Wiwit pun terjadi. ”Saya tidak tahu kalau polisi, jadi saya pukul saja,” katanya.

Beruntung di tengah aksi baku hantam itu, sejumlah warga datang. Warga yang mengetahui dua pelaku penjambretan langsung emosi. Warga sempat melakukan pemukulan dan nyaris membakar kedua pelaku. Beruntung, dengan cepat petugas Polsek Semarang Barat datang dan mengamankan kedua pelaku tersebut.

”Dua pelaku ini residivis kasus serupa. Tersangka Yoko pernah dipenjara 1 tahun 9 bulan, sedangkan Agus 7 bulan,” kata Kapolsek Semarang Barat, AKP Padli.

Padli menambahkan, dari pengakuannya, kedua pelaku sudah beraksi dua kali di Semarang Barat. Sasarannya, perempuan yang keluar malam sendirian, dan membawa tas cangklong.

Pihaknya menegaskan akan menindak tegas pelaku penjambretan yang sudah sangat meresahkan masyarakat. ”Masih kami kembangkan adanya lokasi lain. Jika pelaku membahayakan pasti akan ditindak tegas, (tembak, Red),” ujarnya.

Hingga kemarin, kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Semarang Barat. Keduanya akan dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian disertai kekerasan dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. Dari tangan kedua pelaku, diamankan motor Mio, serta tas berisi dua dompet warna hitam berisi uang tunai Rp 900 ribu. (fth/aro/ce1)