Harus Ekstra Fight!

284

SEMARANG – Babak 16 besar Divisi Utama yang akan dilakoni tim PSIS Semarang tinggal menyisakan waktu kurang dari sepekan. Tim berjuluk Mahesa Jenar itu akan melakoni laga perdana di kandang Persikabo Bogor.
Bukan laga yang mudah. Selain bakal melakoni laga tandang di Stadion Persikabo 2 September besok, Fauzan Fajri dkk juga harus menghadapi tim yang memiliki sederet materi pemain berpengalaman.
Sebut saja kiper Tema Mursadat, bek Jacques Joel Tsimi, eks gelandang Timnas Johan Juansyah dan tiga bomber sarat pengalaman Budi Sudarsono, Eki Nurhakim serta Rudi Widodo menjadi kekuatan utama tim berjuluk Laskar Pajajaran itu.
“Mereka yang lolos ke babak 16 besar adalah tim-tim terbaik di masing-masing grup pada babak penyisihan lalu. Makanya kita harus selalu fokus dan fight di setiap pertandingan babak 16 besar besok,” kata Manajer PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto.
Selain Persikabo, dua kontestan lainnya di Grup J yaitu Pro Duta FC dan PSCS Cilacap juga memiliki materi yang cukup mumpuni. Dua pemain asing mereka Walter Brizuela Benitez (Argentina) dan Vali Khorsandipish Kenari (Iran) menjadi motor penggerak tim asal Medan itu.
Kemudian mereka juga memiliki kolaborasi pemain muda dan senior seperti dua pemain eks PSIS Rommy Agustiawan dan Donny Fernando Siregar yang selalu menjadi pilihan utama pelatih Ansyari Lubis.
Sedangkan satu kontestan lain yaitu tim asal Jateng lainnya PSCS Cilacap juga menyimpan ancaman tersendiri. Mengandalkan sejumlah pemain muda potensial seperti Ega Rizky, Syaiful Amar serta Taryono, PSCS mampu menjadi momok di babak penyisihan grup lalu.
Catatan belum pernah terkalahkan dalam 14 penampilan mereka di penyisihan kemarin menjadi pembuktian tersendiri tim besutan Gatot Barnowo itu. ”Selain itu PSCS juga tidak banyak melakukan perubahan dalam dua musim terakhir ini sehingga kekompakan mereka terjaga,” sambung Liluk.
Namun PSIS juga bukan tanpa kekuatan. Dari empat kontestan Grup J tersebut tim Mahesa Jenar adalah tim yang paling subur. Total Fauzan Fajri dkk mampu mencetak 29 gol dari 14 laga yang mereka lakoni di penyisihan Grup kemarin.
“Selama ini teamwork menjadi kunci kekuatan kami. Anak-anak mampu menjaga kekompakan dan bermain secara tim di setiap pertandingan. Itu yang harus terus dijaga selama kita melakoni babak 16 besar besok,” beber Liluk.
Selain itu, harus diakui, mayoritas pemain muda yang dimiliki PSIS semakin menunjukkan kualitas terbaik mereka dan mereka ditopang oleh pemain-pemain senior seperti Anam Syahrul, Ronald Fagundez dan bomber Julio Alcorse.
“Di babak 16 besar tensi serta kualitas pertandingan pasti akan meningkat. Karena masing-masing kontestan adalah tim-tim terbaik. Tapi kita juga akan tetap fight untuk meraih hasil yang terbaik di setiap pertandingan,” imbuh pelatih PSIS, Eko Riyadi. (bas/ric)