Sulit Hindari Tanding di Wamena

425
JUARA GRUP: Mengemas 10 poin dna menyisakan satu laga kandang melawan Persikabo besok, PSIS dipastikan akan menjadi juara grup J. Konsekuensinya, kemungkinan besar akan satu grup dengan Persiwa Wamena di babak 8 Besar. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)
JUARA GRUP: Mengemas 10 poin dna menyisakan satu laga kandang melawan Persikabo besok, PSIS dipastikan akan menjadi juara grup J. Konsekuensinya, kemungkinan besar akan satu grup dengan Persiwa Wamena di babak 8 Besar. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)
JUARA GRUP: Mengemas 10 poin dna menyisakan satu laga kandang melawan Persikabo besok, PSIS dipastikan akan menjadi juara grup J. Konsekuensinya, kemungkinan besar akan satu grup dengan Persiwa Wamena di babak 8 Besar. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – PSIS telah memastikan diri untuk melaju ke babak 8 besar kompetisi Divisi Utama 2014. Raihan 10 poin sudah cukup bagi Fauzan Fajri dkk untuk mendapatkan satu tiket ke babak big eight tersebut.
Hanya saja, kepastian untuk lolos sebagai juara atau runner up Grup J yang saat ini dihuni PSIS masih harus ditentukan hingga laga terakhir mereka di babak 16 besar ketika menjamu Persikabo Bogor di Stadion Jatidiri Semarang Rabu (24/9) mendatang. Sedangkan satu tiket lainnya ke babak 8 besar dari Grup J masih akan diperebutkan oleh PSCS Cilacap dan Pro Duta FC dimana keduanya masih harus bertarung pada laga terakhir di Stadion Wijaya Kusuma Cilacap. Keduanya saat ini sama-sama mengemas tujuh poin.
Secara matematis, PSIS hanya membutuhkan hasil imbang ketika menjamu Persikabo Bogor untuk memastikan lolos sebagai juara Grup J. ”Prinsipnya kami siap lolos baik sebagai juara atau runner up grup. Dan kami akan tetap fight di pertandingan lawan Persikabo besok,” kata General Manajer PSIS Kairul Anwar.
Sementara dari grup lain yaitu Grup M, dua kontestan Divisi Utama lainnya yaitu Pusamania Borneo dan Persiwa Wamena juga telah memastikan diri melaju ke babak delapan besar kompetisi kasta kedua di Indonesia itu.
Di Grup tersebut, kemungkinan besar juga tidak ada perubahan yaitu Pusamania Borneo yang saat ini mengemas 13 poin akan lolos sebagai juara Grup dan Persiwa saat ini dengan 10 poin akan lolos sebagai runner up grup.
Dengan begitu, di babak delapan besar mendatang, Persiwa Wamena kemungkinan besar akan berada di Grup N bersama PSIS Semarang jika lolos sebagai juara grup. Sedangkan Pusamania Borneo akan berada di Grup P jika lolos sebagai juara Grup.
Dihubungi terpisah, CEO PT Mahesa Jenar Semarang (MJS) Alamsyah Sukawijaya mengatakan, setidaknya ada tiga hal yang harus diperhatikan oleh PSIS menghadapi babak delapan besar mendatang. “Di 16 besar kemarin PSIS mendapat banyak pelajaran masalah teknis baik ketika kita menghadapi krisis pemain dan lain-lain dimana hal itu sudah kita dapatkan di 16 besar kemarin,” kata pria yang akrab disapa Yoyok Sukawi itu.
Yang tak kalah penting kata Yoyok adalah masalah finansial tim. Menghadapi babak 8 besar mendatang menurutnya PSIS bakal membutuhkan pembiayaan yang lebih besar dibanding babak-babak sebelumnya. “Hitung-hitungan anggaran semisal kita harus ke Wamena itu akan menghabiskan dana sebesar Rp 250-300 juta. Itu hanya untuk transportasi. Nah makanya mulai babak 8 besar ini kita berharap mendapat dukungan semua pihak, termasuk untuk memaksimalkan pendapatan dari tiket masuk,” pungkas Yoyok. (bas/smu)