KPU Tetap Siapkan Pilkada Langsung

336
PUPUT PUSPITASARI/ARADR KEDU TETAP KERJA: Meski DPR mengesahkan Pilkada akan melalui DPRD, tapi KPU Kota Magelang tetap merencanakan anggaran untuk Pilkada langsung.

PUPUT PUSPITASARI/ARADR KEDU TETAP KERJA: Meski DPR mengesahkan Pilkada akan melalui DPRD, tapi KPU Kota Magelang tetap merencanakan anggaran untuk Pilkada langsung.
PUPUT PUSPITASARI/ARADR KEDU
TETAP KERJA: Meski DPR mengesahkan Pilkada akan melalui DPRD, tapi KPU Kota Magelang tetap merencanakan anggaran untuk Pilkada langsung.

MAGELANG – Setelah Rencana Undang-Undang (RUU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) disahkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) 26 September lalu, Komisi Pemilihan Umum Kota Magelang masih beraktivitas seperti biasa. Hal itu terlihat dari kesibukan para anggota KPU di kantornya, Rabu (1/10).
Ketua KPU Kota Magelang Basmar Perianto Amron mengatakan, pihaknya tidak mempermasalahkan keputusan Pilkada. Baik Pilkada nantinya akan dipilih secara langsung ataupun tidak langsung. Sebagai penyelenggara, pihaknya akan melaksanakan apapun hasil keputusan itu.
“Kami sifatnya menunggu keputusan dari Mahkamah Konstitusi (MK), nanti kami menyesuaikan keputusannya apa. Hasil Undang-undang itu seperti apa, yang akan kami laksanakan,” tuturnya.
Saat ini, KPU tetap mempersiapkan diri jika Pilkada tetap dipilih langsung oleh rakyat. “Saat ini kami sedang perencanaan anggaran dan perencanaan sosialisasi untuk pemilu langsung, estimasi anggaran pemilu langsung sekitar Rp 5,3 miliar. Kalau tak langsung, pasti jauh di bawahnya itu,” katanya.
Basmar menjelaskan, jika nantinya pemilu langsung maka sudah dijadwalkan Pilkada di Kota Magelang akan berlangsung pada 7 Juni mendatang. “Kami kira, langsung atau tidak langsung tidak masalah. Jika tak langsung, pendaftaran calon kepala daerah masih tetap di KPU. Hanya saja untuk kampanye langsung di depan 25 dewan dan pemungutannya hanya satu TPS saja,” ujarnya.
Berdasarkan data akhir Pemilihan Presiden (Pilpres), di Kota Magelang tercatat ada 93.366 orang di daftar pemilih tetap (DPT) dan 1.329 orang di daftar pemilih khusus. (put/ton)