Wabup Refresh Pembangunan Ke Banjarnegara

334
ABAZ ZAHROETIN/RADAR KEDU BUKA ACARA--Wakil Bupati Irawan Prasetyadi membuka kegiatan Refresh Perencanaan Pembangunan untuk optimalisasi konsep pembangunan di Kabupaten Temanggung.

ABAZ ZAHROETIN/RADAR KEDU BUKA ACARA--Wakil Bupati Irawan Prasetyadi membuka kegiatan Refresh Perencanaan Pembangunan untuk optimalisasi konsep pembangunan di Kabupaten Temanggung.
ABAZ ZAHROETIN/RADAR KEDU
BUKA ACARA–Wakil Bupati Irawan Prasetyadi membuka kegiatan Refresh Perencanaan Pembangunan untuk optimalisasi konsep pembangunan di Kabupaten Temanggung.

TEMANGGUNG–Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Temanggung menggelar refresh perencanaan pembangunan di salah satu objek wisata di Kabupaten Banjarnegara pada akhir bulan lalu. Refresh perencanaan pembangunan digelar selama tiga hari. Tujuannya, untuk menyusun perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah yang berkesinambungan, berkelanjutan, dan konsisten sampai penganggaran.
Refresh Perencanaan Pembangunan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Irawan Prasetyadi, ditandai dengan penyematan tanda peserta kepada perwakilan peserta. Momen itu disaksikan oleh Sekretaris Daerah Bambang Arochman, Kepala Bappeda Bambang Dewantoro, dan pejabat terkait.
Irawan mengatakan, penyelenggaraan pemerintahan daerah harus mengacu pada perencanaan pembangunan nasional, sebagai satu kesatuan sistem perencanaan. Yaitu, guna terwujudnya kesejahteraan masyarakat secara berjenjang (nasional, provinsi, kabupaten/kota) sesuai kewenangannya. Perencanaan pembangunan daerah tersebut, disusun secara berjangka. Yaitu 20 tahun (RPJPD), 5 Tahun (RPJMD) dan 1 tahun (RKPD). SedangkanSKPD menyusun Renstra SKPD (5 tahun) dan Renja SKPD (1 tahun).
“Semua dokumen perencanaan tersebut mempunyai peran strategis untuk menjabarkan secara operasional visi, misi dan program kepala daerah terpilih sesuai dengan tugas dan fungsi SKPD serta berpedoman kepada RPJMD.”
Kepala Bappeda Bambang Dewantoro menjelaskan, penyelenggaraan Refresh Perencanaan Pembangunan untuk meningkatkan tingkat kesesuaian program/kegiatan di dokumen perencanaan. Juga mewujudkan tingkat pemahaman yang sama dan mendalam tentang
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008. Yaitu tentang tahapan, tata cara penyusunan, pengendalian dan evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan daerah.
Kabag Humas Witarso Saptono Putro mengatakan, kebijakan dan prioritas pembangunan tahun 2014-2018, harus dikawal melalui proses perencanaan pembangunan yang berkesinambungan, berkelanjutan, dan konsisten sampai penganggaran. (zah/isk)