Jawa Tengah Loloskan Sembilan Atlet

761
HARUS MENANG : Para atlet senam Jateng harus bersiap untuk tampil di PON Remaja di Surabaya, Desember nanti. (Persani Jateng for Radar Semarang)

HARUS MENANG : Para atlet senam Jateng harus bersiap untuk tampil di PON Remaja di Surabaya, Desember nanti. (Persani Jateng for Radar Semarang) HARUS MENANG : Para atlet senam Jateng harus bersiap untuk tampil di PON Remaja di Surabaya, Desember nanti. (Persani Jateng for Radar Semarang)[/caption

SEMARANG – Jateng akhirnya berhasil meloloskan sembilan pesenam terbaik mereka untuk tampil di ajang PON Remaja pertama yang akan digelar di Surabaya pada 6-12 Desember 2014 mendatang.
Sembilan pesenam Jateng tersebut lolos melalui babak kualifikasi PON Remaja I yang telah rampung digelar pada 30 September hingga 5 Oktober 2014 kemarin di GOR Senam Buaran Radin Inten Jakarta Timur.
“Di babak kualifikasi tersebut secara keseluruhan kita menurunkan 11 atlet. Ya prinsipnya anak-anak sudah memberikan hasil yang terbaik. Dan dengan lolosnya sembilan atlet kita itu juga merupakan prestasi yang baik,” kata manajer tim senam Jateng, Tommy Soenyoto.
Sembilan atlet Jateng tersebut kata Tommy terdiri dari empat pesenam di nomor artistik putra atas nama Duetto Putra Ega R (Kab. Karanganyar), Dion Saputra P (Brebes), Wahidun (Kab. Karanganyar) dan Hendri Yunus (Brebes). Kemudian empat pesenam lainnya datang dari nomor artistik putri atas nama Yogi Novia Laila R (Pati), Myce Harjiani (Kab. Karanganyar), Zickha Rahmania D (Kab. Karanganyar) dan Tyas Sadewa (Kab. Karanganyar) kemudian satu pesenam lainnya adalah pesenam ritmik yaitu Yunar Amalia P (Kota Semarang).
“Dua lainnya yang tidak lolos adalah Candra Kartika (ritmik) dan Debi Salima (ritmik). Sementara di Jakarta kemarin kami juga membawa tiga pelatih yaitu Andreas Untung (artistik putra), Yulius Widodo (artistik putri) dan Yuni Fitriani (ritmik),” sambung Tommy.
Lebih lanjut Tommy yang juga Sekum Pengprov Persani Jateng itu berharap, setelah selesai babak kualifikasi saat ini, anak-anak Jateng diharapkan bisa langsung masuk dalam program pemusatan latihan untuk mempersiapkan diri secara lebih intensif.
“Kalau TC atau pemusatan latihan bisa segera terealisasi setelah kualifikasi ini tentu hasilnya untuk persiapan kita ke PON Remaja besok akan lebih baik. Itu harapan kami setelah ini,” pungkas Tommy Soenyoto. (bas/ric)