Pesan 50 Bakso, Gondol Motor

372

SEMARANG UTARA – Dua pria yang menyaru anggota TNI berpura-pura memesan bakso sebanyak 50 bungkus. Tentu saja, hal itu membuat pedagang bakso, Antonius Gunawan, 30, warga Jalan Kalibaru Timur RT 03 RW 10 Semarang, berbunga-bunga.

Akan tetapi, di sela menunggu 50 bungkus bakso tersebut, pelaku berdalih meminjam motor Honda Vario Hitam H 4663 FA milik pedagang bakso tersebut. Sungguh celaka, dua pria tersebut bablas kabur tak kembali. Sementara 50 bungkus bakso pesanan itu pun ditinggalkan menguap begitu saja.

”Kejadiannya pada Jumat (10/10) lalu, sekitar pukul 15.30. Kedua pelaku mengaku anggota TNI datang di warung bakso milik saya di Jalan Hasanudin Semarang,” kata Antonius, saat melapor di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang, kemarin.

Salah satu pelaku langsung memesan sebanyak 50 bungkus bakso. Antonius mengira sore itu mendapat rezeki nomplok. Ia kemudian bergegas menyiapkan bakso pesanan tersebut. ”Di sela menunggu bakso 50 bungkus itu, dua pelaku menyampaikan maksud untuk pinjam motor milik saya. Alasannya untuk membeli es degan,” katanya.

Saat itu, korban sama sekali tak memiliki rasa curiga sedikit pun dan sibuk menyelesaikan bakso pesanan. Namun hingga senja tenggelam, dua pelaku ternyata tak kunjung nongol. ”Saya baru curiga kalau dua pria tersebut adalah pelaku pencurian motor. Mereka tidak kembali. Sedangkan bakso pesanan 50 bungkus juga tidak diambil,” katanya.

Antonius mulai dag-dig-dug bagaimana caranya mengetahui pemesan bakso tersebut. Bahkan hingga larut malam, dua pemesan bakso itu tak kunjung datang. Ia baru yakin bahwa telah menjadi korban pencurian motor. ”Saya percaya aja, karena mereka mengaku anggota TNI. Penampilannya juga mirip tentara,” imbuhnya.

Apa boleh dikata, motor miliknya telah raib. Ia hanya pasrah dan melaporkan kejadian pencurian dengan modus memesan bakso itu kepada pihak berwajib. Tim Reskrim Polrestabes Semarang masih menyelidiki kasus ini. (mg5/ida/ce1)