Cuek Anggapan Miring

454

MENCARI nafkah di dunia malam, kerap dianggap negatif oleh sebagian orang. Apalagi untuk seorang wanita. Namun, lain halnya dengan Monic Kimberly, yang berpofesi sebagai female disc jockey (DJ).

Kendati begitu, Monic- demikian sapaan intimnya- mengaku cuek walaupun banyak yang mencibir dunia tempatnya mencari nafkah. ”Saya bekerja dengan niat mencari nafkah dan tetap di jalan Tuhan. Yang kedua adalah menjunjung profesionalisme dalam pekerjaan,” kata dara cantik kelahiran Semarang, 24 Agustus 1992 ini.

Terjun di dunia DJ sejak tahun 2010, Monic kemudian terjun di dunia DJ profesional sejak 1 tahun lalu dan bergabung dengan Maestro Management. ”Memang suka dengerin musik, apalagi ada darah seni dari keluarga saya. Kebetulan kakak saya seorang DJ. Dari situ saya menganggap bahwa jadi DJ itu keren,” paparnya.

Dengan nama panggung FDJ MON1C, wanita berdarah oriental ini sempat keliling keluar kota untuk manggung. Seperti Jakarta hingga Pekanbaru. Namun, ia lebih nyaman main di Semarang ketimbang di luar kota. ”Paling berkesan sih Semarang, rasanya nyaman main di kota sendiri,” ujarnya.

Dalam pekerjaannya, Monic tidak memiliki duka. Pasalnya, dalam dunia yang ia geluti, justru banyak sukanya. ”Anggapan miring dicuekin aja, karena saya senang bisa menghibur orang lain,” akunya.

Ke depan, ia bercita-cita membuat album sendiri dengan aliran musik elektro yang lebih asyik dengan irama mengentak.
Walaupun sebagai profesional, Monic tetap menyisihkan jadwal untuk latihan setiap hari di sekolah DJ, Red DJ yang ada di daerah Erlangga Semarang. ”Tetap wajib latihan minimal 1 jam setiap hari. Tujuannya agar skill bisa bertambah,” tutur DJ cantik yang ngefans dengan DJ Internasional, Armin ini. (den/ida/ce1)