Dua Laga Kandang Harus Menang

276

SEMARANG – PSIS harus segera melupakan euforia kemenangan 4-2 atas PSGC Ciamis. Selanjutnya, fokus menatap laga leg kedua babak delapan besar Grup N kompetisi Divisi Utama, demi mengejar ambisi lolos ke babak semi final.

Di leg kedua mendatang, tim Mahesa Jenar akan melakoni dua laga kandang yaitu menjamu PSGC Ciamis (18/10) dan Persiwa Wamena (22/10). Kemudian melakoni laga tandang terakhir versus PSS Sleman (26/10).

Dua laga kandang lawan PSGC dan Persiwa memang menjadi kunci. Jika Fauzan Fajri dkk bisa mengambil poin penuh pada dua laga kandang versus PSGC dan Persiwa mendatang, dipastikan tiket ke babak semi final akan menjadi milik Mahesa Jenar.

Dengan tambahan 6 poin, otomatis PSIS akan mengumpulkan poin maksimal yaitu 11 poin. Kemudian pesaing terberat PSIS yaitu PSS Sleman bisa mengumpulkan poin maksimal yaitu 13 poin di dua laga ke depan.

Dengan begitu, laga terakhir babak delapan besar Grup N antara PSS versus PSIS bisa menjadi laga penentuan kedua tim untuk melaju ke babak semi final kompetisi kasta kedua itu sebagai juara atau runner up Grup N. “Makanya itu kami tidak boleh berpuas diri, perjuangan belum berakhir. Sisa pertandingan di leg kedua tidak kalah pentingnya, kami harus tetap fokus untuk merih poin penuh di sisa pertandingan leg kdua,” kata Direktur Teknik PSIS, Setyo Agung Nugroho.

Agung juga menambahkan, meski di leg pertama kemarin PSIS mampu mencuri empat poin yaitu satu poin di kandang Persiwa dan tiga poin di kandang PSGC, bukan berarti Fauzan Fajri dkk akan mudah mengamankan poin di laga kandang versus kedua tim tersebut. “Karena biasanya tim yang melakoni laga tandang memiliki motivasi yang berbeda. Yang penting anak-anak jangan sampai terlena apalagi meremehkan. Kami harus tetap fight menjamu PSGC dan Persiwa besok,” beber Agung.

Sementara dari grup sebelah yaitu Grup P, tim Pusamania Borneo FC semakin mengokohkan diri di puncak klasemen. Danilo Fernando dkk hingga kemarin masih berhasil bertengger di puncak klasemen dengan raihan tujuh poin.

Kemudian di peringkat kedua dan ketiga dihuni oleh Persis Solo dan Martapura FC. Keduanya memiliki raihan poin yang sama yaitu empat poin hasil dari satu kemenangan dan satu laga imbang. “Kalau kami lihat di babak semifinal besok sesuai manual liga akan tetap menggunakan sistem home-away silang. Artinya juara grup N nanti kan bertemu runner-up Grup P. Begitu sebaliknya. Tapi tetap kami lihat dulu perkembangannya termasuk hasil-hasil pertandingan yang masih bisa merubah komposisi klasemen,” pungkas Agung. (bas/smu)