Bersihkan Jalanan dan Taman Kota

407

ABAZ ZAHROTIEN/RADAR KEDU BERSIH-BERSIH: Para siswa dan guru SMP 6 Temanggung tengah membersihkan trotoar depan sekolah dari sampah-sampah yang berserakan.
ABAZ ZAHROTIEN/RADAR KEDU
BERSIH-BERSIH: Para siswa dan guru SMP 6 Temanggung tengah membersihkan trotoar depan sekolah dari sampah-sampah yang berserakan.

TEMANGGUNG—Siswa dan guru SMP 6 Temanggung, Selasa (14/10) pagi memenuhi jalanan di sekitar sekolah mereka. Tanpa banyak bicara, mereka menyapu dan memungut berbagai macam sampah yang berserakan. Sebagian ada yang merapikan taman.
Kegiatan pagi kemarin merupakan salah satu bentuk pengenalan kebersihan lingkungan dalam tataran praktik pada para siswa. Diharapkan mereka bisa selalu menjaga kebersihan, tak hanya si sekolah tapi di mana saja mereka berada.
Guru SMP Negeri 6 Temanggung Aris Gunarto mengatakan kegiatan ini bertujuan menanamkan karakter siswa untuk peduli kepada lingkungan. Pada bakti sosial tersebut anak-anak dengan membawa peralatan seperti sapu dan sabit. Mereka terlihat menyapu trotoar dan merapikan taman kota kemudian mengumpulkan sampah dimasukkan dalam suatu wadah.
“Anak-anak sekarang jauh dari sentuhan kegiatan tersebut, mereka lebih banyak pada kegiatan menonton TV dan bermain telepon seluler. Melalui kegiatan ini mereka bisa melakukan pekerjaan yang lebih bermanfaat,” katanya.
Ia mengatakan kegiatan bakti soaial ini diikuti oleh 762 siswa SMP Negeri 6 dari kelas VII hingga kelas IX. Siswa kelas VII bertugas membersihkan jalan dari depan Kantor Setda Temanggung hingga Terminal Lama, kelas VIII dari Terminal Lama sampai perempatan Prapanca, dan kelas IX dari perempatan Prapanca sampai depan SMP Negeri 6.
Menurut Aris, bakti sosial dilakukan hampir setiap bulan dengan lokasi yang berbeda-beda. Tak hanya membersihkan jalan tetapi juga memberikan bantuan ke panti asuhan. Pada Rabu (15/10) para siswa dijadwalkan melakukan bakti sosial di Desa Kembangsari, Kecamatan Kandangan, dengan kegiatan antara lain membantu bedah rumah, menyumbang beras sebanyak dua kuintal, dan malam harinya mengadakan pentas seni.
“Selain itu, para siswa juga akan menebar benih ikan di sebuah bendungan di Desa Kembangsari. Dalam upaya pelestarian lingkungan ini melepas 20 ribu ekor benih ikan,” tandasnya. (zah/ton)