Demak Dapat Dana Desa Rp 33 M

369

DEMAK – Pemkab Demak mendapatkan alokasi dana desa dari pemerintah pusat sebesar Rp 33 miliar. Anggaran yang dikucurkan sebagai implementasi UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang dana desa sebesar Rp 1 miliar ini masih belum maksimal. Akibatnya, setiap pemerintah desa rata-rata akan memperoleh dana antara Rp 135 juta hingga Rp 150 juta.

Di wilayah Demak sendiri tercatat ada 243 desa. Wakil Ketua DPRD Demak, Fahrudin Bisri Slamet mengungkapkan, meski belum optimal sesuai besaran yang dijanjikan pemerintah pusat, namun dana tersebut pada 2015 nanti bisa digunakan untuk kepentingan peningkatan perekonomian desa. Diantaranya untuk mendorong pendirian Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sesuai potensi masing-masing desa. “Meski demikian, sebelum dana yang ditransfer langsung ke rekening desa itu dimanfaatkan untuk pembangunan desa, maka secara teknis perlu penerbitan peraturan daerah (perda) serta penyiapan SDM pengelola dana desa itu. Ini supaya tidak terjadi masalah hukum,” kata Slamet.

Menurutnya, perda tersebut bisa diusulkan pihak eksekutif atau sebaliknya dari pihak legislatif melalui inisiatif dewan. “Kalau Pemkab sudah mempersiapkan rancangan perdanya, maka kita tinggal membahasnya. Semangatnya hanya satu, yakni untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pembuatan perda dana desa itu lebih cepat lebih baik,” jelas Slamet dari Fraksi PDIP ini. (hib/ric)