Pesawat Jamaah Mendarat Darurat di Srilanka

365

DEMAK – Pesawat yang ditumpangi jamaah haji asal Demak yang tergabung dalam kloter 14 terpaksa mendarat darurat di Kolombo, Srilanka. Pendaratan darurat diduga akibat kerusakan mesin pesawat. Dampak dari kejadian ini, kepulangan 249 jamaah dari Kota Wali tersebut tertunda hingga 16 jam atau seharian penuh.

Para jamaah itu berasal dari wilayah Kecamatan Wonosalam, Wedung, kemudian rombongan KBIH dari Al Fattah, KBIH Al Ihsan dan KBIH Darussalam. Sebagian jamaah lainnya, ada gabungan dari Salatiga. Kasi Haji Kementerian Agama (Kemenag) Demak, H Muhaimin mengungkapkan, sesuai jadwal, pesawat Garuda tersebut mestinya sudah mendarat di Embarkasi Adi Soemarmo Solo pada pukul 03.00 dini hari kemarin. Namun, lantaran adanya faktor tidak terduga yang dialami pesawat itu, maka kedatangan jamaah mundur hingga pukul 19.00 dan kedatangan sampai Demak pukul 24.00.

“Kita sebelumnya diberitahu oleh pihak KBIH dari embarkasi, bahwa pesawat mendarat darurat di Srilanka,” terang Muhaimin yang saat dihubungi berada di Solo, kemarin. Menurutnya, adanya kerusakan teknis pesawat tersebut akhirnya memaksa pihak keluarga jamaah haji juga turut menunda penjemputan.

Sebelumnya, ada pihak keluarga mereka yang sudah menjemput di Solo. Namun, karena tertunda lama, ada yang pulang lagi ke Demak. “Kita berharap supaya keluarga penjemput bersabar menunggu sampai jamaah datang,” katanya. Menurut Muhaimin, untuk kloter 15 dijadwalkan baru datang pukul 09.00 hari ini (Kamis, 16/10) dan sampai Demak pukul 12.00.

Sementara, untuk kloter 16 dan 17 juga menyesuaikan jadwal pemulangan. “Sebetulnya, sebelum ini kan untuk jadwal pemulangan rata-rata semua tertunda. Nah, khusus untuk kloter 14 ini ada penundaan lagi karena pesawatnya rusak itu,” kata dia.

Sejak ada kabar pesawat mendarat darurat itu, maka banyak anggota keluarga yang menanyakan hal itu ke Kemenag Demak. Akhirnya, pihak keluarga mengetahui setelah dipasang papan pengumuman penundaan penjemputan jamaah haji. Karena adanya penundaan, maka biaya akomodasi pun diperkirakan bertambah. “Untuk pemulangan kloter berikutnya tidak ada masalah,” jelas Muhaimin. Seperti diketahui, jamaah haji asal Demak yang diberangkatkan pada 2014 ini tercatat ada 1.014 orang. Terdiri dari 474 jamaah laki-laki dan 554 jamaah perempuan. (hib/ric)