23 Ribu Personel Polda Siaga I

341

BARUSARI – Sebanyak 23 ribu personel Polda Jateng disiagakan melakukan pengamanan di wilayah Jateng. Menyusul pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 2014-2019, Joko Widodo-Jusuf Kalla yang digelar di Jakarta hari ini, Senin (20/10). Sedangkan sebanyak 850 personel Polrestabes Semarang dikerahkan mengamankan khusus wilayah Kota Semarang.

Kepolisian berjaga ketat sebagai antisipasi adanya gerakan massa yang berupaya menggagalkan pelantikan presiden RI ketujuh. ”Kami siap mengamankan pelantikan presiden. Secara total di Jateng, kami mengerahkan sebanyak 23 ribu anggota untuk siaga 1. Ini sebagai upaya mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Aloysius Liliek Darmanto ketika dihubungi Radar Semarang, kemarin.

Pihaknya menyatakan situasi dan kondisi di wilayah Jateng aman dan kondusif. Bahkan hingga kemarin, kata Liliek, Jateng masih aman dari gerakan massa. ”Sejauh ini, tidak ada gerakan massa. Bisa dilihat sendiri lah. Di jalan-jalan aman,” katanya.

Pihaknya mengimbau agar seluruh masyarakat turut menjaga kondisi yang aman, nyaman dan tertib. ”Yang di atas saja sudah aman dan damai, masak yang di bawah mau ribut-ribut. Marilah kita semua ciptakan situasi yang aman untuk membangun Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Kabag Ops Polrestabes Semarang AKBP Heru Sutopo, mengatakan bahwa pihaknya menerjunkan 850 personel untuk pengamanan wilayah Kota Semarang. ”Sudah sejak Sabtu lalu, kami siaga dengan melibatkan petugas gabungan,” katanya.

Dari 850 personel tersebut bakal disebar dan ditempatkan di sejumlah titik. Di antaranya di pusat kota, Simpang Lima Semarang dan di jalur masuk kota atau batas-batas kota, seperti Jrakah, Mangkang, Genuk, Pedurungan dan Taman Unyil dari arah Jogjakarta.

Para petugas terbagi atas petugas berseragam dan petugas berpakaian preman. ”Tidak dilengkapi senjata, hanya menggunakan tongkat polisi. Juga melibatkan dari Reskrim,” katanya.

Pihaknya bersama petugas gabungan telah melakukan sejumlah razia secara rutin setiap malam dalam agenda Cipta Kondisi menjelang pelantikan presiden. Selain itu, menekan angka terjadinya kriminalitas di jalanan Kota Semarang yang masih rawan kejahatan. ”Semuanya lancar dan berjalan tertib dan aman,” katanya.

Pelantikan Jokowi-JK diselenggarakan Senin, 20 Oktober 2014. Hari ini, diharapkan berjalan lancar dan siap membawa Indonesia ke depan menjadi bangsa yang cinta damai, adil dan makmur. (mg5/ida/ce1)