CFD Jadi Ajang Rekreasi Warga

364
BUDI SETYAWAN/RADAR SEMARANG
BUDI SETYAWAN/RADAR SEMARANG
BUDI SETYAWAN/RADAR SEMARANG

SEHAT BUGAR: Bupati Kendal, Widya Kandi Susanti ikut senam poco-poco dalam CFD di Alun-alun Kendal, kemarin. (BUDI SETYAWAN/RADAR SEMARANG)

KENDAL— Car Free Day (CFD) yang digelar pertama, Minggu (19/10), di alun-alun Kendal menjadi ajang masyarakat untuk berekreasi keluarga. Pasalnya kegiatan itu tak hanya diberikan untuk berolahraga, warga juga disuguhi berbagai macam hiburan.

Masyarakat bisa berolahraga senam, jalan santai, lari, naik sepeda, sepatu roda, skateboard dan sebagainya. Di luar itu, masyarakat bisa menikmati kesenian barongan, menyanyi, menikmati arena permainan anak dan beberapa suguhan jajanan khas kaki lima. Salah seorang warga, Faizin, 34, warga Kendal mengaku senang dengan adanya CFD. Menurutnya, masyarakat bisa menikmati kebebasan hari tanpa polusi asap dan kebisingan dari kendaraan yang melewati jalur pantura.

Selain itu bisa, menikmati hari bersama keluarga tanpa harus keluar jauh untuk berekreasi. “Warga bisa berolahraga sesuai keinginannya dan anak-anak juga bisa bermain tanpa rasa khawatir akan lalu lalang kendaraan,” ujarnya.

Tak ingin luput dari keceriaan warga menikmati CFD, Bupati Kendal Widya Kandi Susanti pun ikut dalam suasana bersama warganya. Bupati ikut berlari dan senam. Dalam kesempatan itu, Widya juga menghibur warga dengan bernyanyi. Bahkan Bupati mengajak warganya untuk bergoyang dan berduet bersamanya. Tak hanya Bupati, Sekda dan beberapa kepala dinas juga ikut menghibur warga. “Ya, kami ingin memberikan hiburan masyarakat dengan adanya CFD. Sehingga selain masyarakat sehat juga terhibur. Seluruh masyarakat juga bisa memamerkan kreativitas dan hasil produknya,” kata Widya.

Widya menjelaskan, jika CFD sebenarnya beberapa tahun lalu sudah pernah digelar. Namun tidak ada gaungnya kembali, sehingga berhenti. “Saat ini kami coba hidupkan kembali, tidak hanya olahraga tapi dikemas dengan berbagai hiburan,” jelasnya.

Kapolres Kendal, AKBP Harryo Sugihhartono mengatakan untuk pengamanan selama CFD pihaknya menerjunkan dua pleton petugas kepolisian dari satuan Sabhara dan Satuan Polantas 30 personel. Petugas tersebut ditempatkan di titik-titik jalur pantura dan gang untuk mengatur lalu lintas sehingga tidak terjadi kemacetan jalan.

“Jadi agar kendaraan tidak masuk ke area CFD kami adakan penghalauan dan mengalihkan arus agar tidak terjadi kemacetan jalan. Jadi area CFD ini benar-benar bebas dari kendaraan bermotor,” paparnya.

Kepala Dinas Pendidikan, Muryono, mengatakan sangat berterimakasih dengan jajaran Polres Kendal yang telah memotori CFD di Kendal bisa hidup kembali. Ia berharap tidak hanya sebulan sekali, tapi bisa digelar setiap minggu. “Ke depan CFD ini bisa jadi ajang siswa untuk berkreasi, mulai dari menyanyi, memamerkan produk unggulan sekolah dan kegiatan lain bisa digelar di CFD. Jadi menurut saya CFD ini menunjang Gerakan Kendal Cerdas yang digadang oleh Bupati Kendal,” tambahnya. (bud/ric)