Bangun Image Semarang Kota Mode

398

BALAI KOTA – Banyaknya desainer kenamaan asal Kota Semarang, tentunya membuat kota ini memiliki potensi yang besar untuk dijadikan sebagai salah kota mode di Indonesia. Rencana ini coba digalakkan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Semarang, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota dan Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) Jateng. Selain desainer, Kota Semarang juga memiliki potensi industri dalam bidang fashion.

Ketua Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) Jawa Tengah, Soese Asmadi menilai, Semarang memang tergolong tertinggal dalam perkembangan mode dibadingkan Jakarta, Jogjakarta, dan Surabaya. ”Kita punya potensi yang besar untuk maju dan menjadikan Semarang di bidang fashion. Banyak desainer kenamaan yang berasal dari Semarang, sebut aja Anna Avantie, Agustienna Siswanto, Angela Chung, Ave Sanjaya yang sudah malang melintang dan didunia fashion nasional maupun internasional,” katanya.

Melihat sejumlah desainer kenamaan yang sudah berkiprah di kancah nasional maupun internasional itu, pihaknya berusaha akan mengoptimalkan segala potensi yang ada untuk menjadikan Semarang sebagai kota mode. ”Sebagai langkah awal, pemerintah akan bekerja sama dengan Dekranasda dan APPMI Jateng dengan menggelar sebuah event besar yakni Pameran Semarang Industri Fashion dan Semarang Fashion Parade 2014,” paparnya. Rencanya, event itu akan digelar selama 3 hari pada tanggal 25 – 27 Oktober mendatang, dan bertempat di Lawang Sewu. Dalam kegiatan tersebut akan melibatkan sedikitnya 40 perancang busana asal Semarang dengan dimerahkan oleh model dari Jakarta, Surabaya, Solo dan Malang.

Terpisah, Kepala Disperindag Kota Semarang Nurjanah menambahkan, jika dalam acara Pameran Semarang Industri Fashion dan Semarang Fashion Parade 2014 nantinya akan digelar berbagai kegiatan di antaranya pelatihan pengolahan limbah batik dan workshop hijab. ”Ada juga seminar yang membicarakan tentang langkah dalam mengembangkan desain batik, dan tentunya ada fashion show karya desainer asal Kota Semarang,” ujarnya.

Ketua Dekranasda Kota Semarang, Tia Hendar Prihadi berharap jika kegiatan tersebut bisa menjadi agenda baru yang bisa menarik wisatawan lokal maupun mancanegara. ”Saya harap produk fashion dari Semarang bisa dikenal masyarakat luas, jika sudah dikenal luas, pasti masyarakat akan bangga menggunakan produk lokal buatan dalam negeri,” harapnya. (den/zal/ce1)