Tak Takut Tempat Horor

536
ADENNYAR WYCAKSONO/RADAR SEMARANG
ADENNYAR WYCAKSONO/RADAR SEMARANG
ADENNYAR WYCAKSONO/RADAR SEMARANG

BAGI sebagian orang, lebih suka menghindari tempat-tempat berhantu atau mengandung aura mistis. Tapi tidak untuk Food and Baverages Admin Grand Candi Hotel, Kiss Vitria. (ADENNYAR WYCAKSONO/RADAR SEMARANG)

Kiss-sapaannya akrabnya- mengaku senang melakukan traveling di tempat-tempat mistis di saat waktu luangnya. ”Hobi saya memang traveling ke mana saja. Kalau di Semarang, saya sering ke Lawang Sewu. Di sana bisa belajar sejarah dan merasakan hal mistis,” katanya.

Menurut Kiss, tempat mistis bukanlah menyeramkan. Malah tertantang untuk menghilangkan rasa takut saat berada di tempat yang dibilang angker. ”Bukan menantang, tapi melawan ketakutan di dalam diri penting. Itung-itung memacu adrenalin. Rasa takut itu membuat kita tidak bisa bebas pergi ke mana pun,” ujar anak ketiga dari empat bersaudara ini.

Tempat-tempat menantang yang sering ia kunjungi adalah Jakarta dan Jogjakarta. Menurutnya, mencari tempat yang unik, indah sekaligus menantang tidak harus pergi jauh keluar kota.

”Minimal sebulan sekali traveling, ramai-ramai bareng teman dan harus menabung dulu agar bisa menikmati liburan,” kata dara cantik kelahiran Kendal 24 Agustus 1990 ini.

Sebagai seorang karyawati hotel berbintang di Semarang, Kiss selalu disibukkan dengan kegiatan kantor yang padat. Untuk hobi traveling-nya, ia harus pintar mengatur jadwal kerja. ”Kalau mau liburan, harus ada persiapan matang dan direncanakan jauh-jauh hari,” tandas penyuka sea food ini.

Ke depan, gadis manis berkulit sawo matang ini ingin berlibur ke Trunyam, Bali yang dikenal dengan kuburan manusia tanpa dipendam di dalam tanah. ”Katanya sih di sana bagus pemandangannya dan angker juga. Pohon yang besar dan berbau wangi bisa menghilangkan bau pembusukan mayat. Jadi saya penasaran ingin ke sana,” pungkas dara yang masih jomblo ini. (den/ida/ce1)