Pangan Aman, CBP Belum Diperlukan

350
Adit/Radar Semarang
Adit/Radar Semarang
Adit/Radar Semarang

SEMARANG – Meski sempat dilanda kekeringan, kondisi pangan di Jawa Tengah sejauh ini dinilai masih cukup aman. Sehingga dikeluarkannya Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk kekeringan belum diperlukan.

Kepala Bulog Divisi Regional Jateng Damin Hartono mengatakan, CBP diberikan saat kondisi daerah sedang dalam tanggap darurat. Di antaranya karena gunung meletus, ombak tinggi sehingga nelayan tidak bisa melaut dan kekeringan. “CBP diberikan sebesar 400 gram per orang setiap harinya. Bantuan ini diberikan maksimal selama 14 hari,” ujarnya.

Meski hingga saat ini tidak ada daerah yang berada dalam situasi tanggap darurat karena kekeringan, namun sejumlah daerah sudah menghabiskan jatah CBP mereka. Di antaranya Demak, Pati, dan Pekalongan.

Namun demikian, Damin mengaku kekeringan berdampak pada kenaikan harga sejumlah komoditas. Bila harga terus merangkak naik, pihaknya pun telah bersiap melakukan operasi pasar. “Pemerintah pusat sudah memberikan instruksi untuk melakukan operasi pasar. Namun demikian kami masih berkoordinasi dengan masing-masing kepala daerah di kabupaten/kota di Jawa Tengah. Mana yang diperlukan, kami segera lakukan,” jelasnya.

Sementara itu, hingga saat ini stok beras yang dimiliki Bulog Jateng sebesar 281.762 ton. Jumlah tersebut mampu memenuhi kebutuhan penyaluran hingga 7,5 bulan ke depan atau hingga Mei 2015. “Pada dasarnya kami siap jika sewaktu-waktu dibutuhkan untuk melakukan intervensi pasar, upaya tersebut diperlukan agar harga beras di pasaran lebih terkendali,” tandasnya. (dna/smu)