Satu Tiket Semifinal !

437
Baskoro/Radar Semarang
Baskoro/Radar Semarang
Baskoro/Radar Semarang

SEMARANG – PSIS akhirnya memastikan satu tiket ke babak semifinal kompetisi Divisi Utama 2014 setelah kemarin sukses melumat Persiwa Wamena 5-0 pada laga kandang terakhir babak delapan besar di Stadion Jatidiri Semarang.

Atas kemenangan tersebut, saat ini tim Mahesa Jenar berhasil memuncaki klasemen sementara Grup N dengan raihan 11 poin. Sementara satu tim di Grup N lainnya yang juga memastikan lolos ke semifinal adalah PSS Sleman yang kemarin bermain imbang 2-2 versus PSGC Ciamis.

PSS Sleman saat ini berada di peringkat kedua dengan raihan poin yang sama dengan PSIS yaiu 11 poin. Dengan begitu, laga terakhir PSIS versus PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sleman Minggu (26/10) mendatang bagi kedua tim hanya akan menjadi penentu apakah lolos ke semifinal sebagai juara atau runner up Grup N.

Sedangkan dua kontestan lainnya di Grup N yaitu PSGC Ciamis dan Persiwa Wamena dipastikan gagal melaju ke semifinal kendati keduanya masih menyisakan satu laga terakhir di Stadion Pendidikan Wamena Minggu (26/10) besok.

”Pastinya kami sangat bersyukur atas hasil ini, PSIS tampil luar biasa hingga kami berhasil menembus semifinal. Namun perjuangan belum usai. Kami berharap bisa mencapai target utama yaitu lolos ke ISL (Indonesian Super League, Red),” kata Manajer PSIS, Wahyu ’Liluk’ Winarto.

Sedangkan dari Grup P, saat ini perebutan dua tempat ke babak semifinal masih cukup ketat. Tiga tim yaitu Martapura FC (8 poin), Pusamania Borneo (7 poin) dan PSCS Cilacap (7 poin) masih sama-sama berpeluang lolos.

”Bagi kami siapa saja lawan di semifinal, kami siap tampil fight. Karena babak semifinal adalah penentuan di mana nantinya hanya dua tim finalis yang akan lolos ke ISL musim depan. Dan kami siap untuk fight merebut satu tiket ke ISL itu,” beber Liluk.

Sementara di laga kandang terakhir menjamu Persiwa kemarin, PSIS tampil cukup percaya diri. Meski di awal, pelatih Eko Riyadi tidak memasukkan nama dua pilar yaitu Fauzan Fajri dan Julio Alcorse sebagai starter.

Mahesa Jenar membuka gol kemenangan melalui tembakan gelandang mereka M. Yunus di menit ke-8. Pasca gol perdana itu, sebenarnya anak-anak PSIS sempat sedikit kesulitan sehingga gagal menambah keunggulan 1-0 sampai babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, Ronald Fagundez dkk mulai meningkatkan determinasi serangan mereka. Dominasi lini tengah Mahesa Jenar mampu membuat penampilan mereka semakin mapan di paro kedua.

Hasilnya, menit ke-55, bomber muda PSIS mampu menambah pundi-pundi golnya. Tak lama kemudian, eks striker PON Jateng itu kembali menambah keunggulan PSIS menjadi 3-0 melalui golnya di menit ke-65. Tak puas dengan dua gol, bomber bernomor punggung 22 itu kembali mencetak hat-trick untuk Mahesa Jenar melalui golnya di menit ke-67.

Hingga akhirnya gol kemenangan PSIS 5-0 atas Persiwa ditutup oleh Ahmad Nufian Dani di menit ke-89. Bomber muda yang masuk menggantikan M. Yunus tersebut sukses mengecoh kiper Abdul Rahman dan membukukan namanya di papan skor.

Sang juru ramu PSIS, Eko Riyadi mengaku puas dengan kemenangan besar timnya atas Persiwa Wamena di hadapan publik mereka kemarin. Meski secara permainan ada beberapa hal yang menurutnya harus dibenahi Ronald Fagundez dkk jelang laga terakhir versus PSS Sleman mendatang.

”Di babak pertama, kami sedikit terburu-buru untuk mencetak gol. Jadi hasilnya kami malah gagal memanfaatkan peluang. Baru di babak kedua anak-anak kembali bisa tenang dan menguasai pertandingan,” terang Eko.

Sementara di kubu Persiwa, arsitek mereka, Mahmudiana mengaku tim tuan rumah PSIS memang lebih pantas untuk menang dan mengambil poin penuh atas timnya di Stadion Jatidiri petang kemarin.

Hal itu tak lepas dari kondisi timnya yang compang-camping sebelum bertolak ke Semarang. Bahkan di laga kemarin, Persiwa hanya tampil dengan 13 pemain plus pelatih kiper Abdul Rohman yang diplot turun sebagai penjaga gawang.

”Kami tahu peluang ke semifinal sudah tertutup. Tapi memang kami tidak bisa apa-apa, karena kondisi tim saat ini juga sudah seadanya seperti ini. Padahal sebelum pertandingan, kami menargetkan minimal bisa mengimbangi permainan PSIS,” beber pelatih asal Jawa Timur tersebut.

Disinggung mengenai laga terakhir mereka menjamu PSGC Ciamis di Stadion Pendidikan Wamena, Minggu (26/10) besok, pihaknya enggan berkomentar banyak. ”Saya belum tahu kelanjutannya bagaimana, semua tergantung manajemen besok,” pungkasnya. (bas/ida/ce1)