Polisi Bekuk Tiga Tersangka Narkoba di Hotel

316

DEMAK – Aparat kepolisian dari Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Demak menggerebek kamar nomor 108 Hotel Amantis, Jalan Lingkar Selatan, Kota Demak. Hasilnya menemukan tiga orang tersangka yang diduga sedang mengonsumsi narkoba jenis sabu – sabu.

Ketiganya adalah Sherly Christian, 29, warga Jalan Karonsih Selatan X/711, RT 7 RW 6, Kelurahan Ngaliyan, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang; Firman Kurniawan, 32, warga Kampung Kakap II/216 A RT 5 RW 1, Kelurahan Kuningan, Kecamatan Semarang Utara dan Danang Arfiyanto, 25, jalan Petek Kampung Geni Kecil Malang 778 RT 7 RW 3, Kelurahan Dadapsari, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang.

Selain menangkap pelaku, aparat juga menyita beberapa barang bukti (BB) lainnya.Yaitu, 1 buah bong dari botol plastik, 1 pipa kaca, 1 bungkus plastik klip kecil berisi serbuk kristal diduga sabu, 2 buah korek api gas, 1 pak sedotan plastik, 1 lembar sobekan plastik dan 1 buah HP merek cross warna putih.

Salah satu tersangka, Sherly mengungkapkan, sebelumnnya ia dan dua temannya tersebut sedianya menagih utang pada seseorang bernama Agus, di Kudus. Agus utang sebesar Rp 400 ribu. Namun, dalam perkembangannya tidak menemukan orang yang dicari tersebut. “Saya sebetulnya mau nagih utang,” ungkap Sherly. Sedangkan, dua orang temannya mengaku hanya turut mengantarkannya untuk menagih utang tersebut.

Disela menagih utang itu, para tersangka menginap di Hotel Amantis. Gelagat mereka yang mencurigakan kemudian berhasil diendus pihak kepolisian. Setelah melakukan pemantauan ketiga pelaku itu, polisi kemudian melakukan penggerebekan kamar tempat mereka menginap. Saat digeledah, mereka tidak bisa berkutik. Polisi berhasil menemukan BB yang digunakan untuk nyabu tersebut.

Penggeledahan tersebut disaksikan langsung satpam Hotel, Irfan. Sherly mengatakan, dirinya nekat mengonsumsi narkoba dan mengedarkannya lantaran banyak masalah yang sedang dihadapi dalam dua tahun terakhir ini. Ia berupaya melepaskan diri dari jeratan masalah-masalah yang dialami tersebut dengan cara nyabu. “Masa laluku begitu kelam,” katanya. Untuk mendapatkan sabu-sabu tersebut, ia membeli 1 paket hemat seharga Rp 1,3 juta.

Kapolres Demak AKBP Raden Setijo Nugroho melalui Kasubag Humas AKP Zamroni mengungkapkan, pelaku dijadikan tersangka lantaran diketahui menggunakan barang narkotika jenis sabu. “Barang bukti sabu dan alat nyabu lengkap,” katanya. Mereka dikenai pasal 112 ayat 1 dan atau pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI Nomor 35 Tahun 209 tentang narkotika. Ancaman hukumannnya 12 tahun penjara dan denda minimal Rp 800 juta dan maksimal Rp 8 miliar. (hib/sas)