Kejurkab Sumpah Pemuda Kabupaten Demak 2014

475
KETAT: Dua atlet kelompok umur remaja utama berlaga di babak penyisihan kejurkab bulutangkis Djarum Foundation Kejurkab Sumpah Pemuda 2014 Se-Kabupaten Demak kemarin. Kemampuan pemain yang hampir merata membuat pertandingan berlangsung ketat. (TAUFIQ R/RADAR SEMARANG)
KETAT: Dua atlet kelompok umur remaja utama berlaga di babak penyisihan kejurkab bulutangkis Djarum Foundation Kejurkab Sumpah Pemuda 2014 Se-Kabupaten Demak kemarin. Kemampuan pemain yang hampir merata membuat pertandingan berlangsung ketat. (TAUFIQ R/RADAR SEMARANG)
KETAT: Dua atlet kelompok umur remaja utama berlaga di babak penyisihan kejurkab bulutangkis Djarum Foundation Kejurkab Sumpah Pemuda 2014 Se-Kabupaten Demak kemarin. Kemampuan pemain yang hampir merata membuat pertandingan berlangsung ketat. (TAUFIQ R/RADAR SEMARANG)

DEMAK – Pelaksanaan kejuaraan bulutangkis Djarum Foundation Kejurkab Sumpah Pemuda 2014 Se-Kabupaten Demak hari Jumat (24/10) kemarin berlanjut dengan babak penyisihan semua kelompok. Baik pertandingan kategori Kelompok Umur, maupun Umum dan Veteran. Hasil pertandingan sementara Kelompok Umur, Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 (SMPN) Mranggen mampu meloloskan 4 (empat) wakilnya di babak penyisihan. Hasil positif ini juga menjanjikan peluang merengkuh tropi juara karena tiga diantaranya turun sebagai unggulan.

Empat pemain putra tersebut, yaitu M Iqbal (Unggulan Satu Tunggal Anak-Anak Putra Utama), Fafa Alexandro (Unggulan Satu Tunggal Anak-Anak Putra Madya), Firdaus (Tunggal Pemula Putra Madya) dan Aditya AR (Unggulan Empat Tunggal Pemula Putra Madya). Meskipun Firdaus dan Aditya berada di kelompok pertandingan yang sama, keduanya masih berkesempatan untuk berlaga di babak puncak karena berada di posisi seeded berbeda. Firdaus ada di bagan seeded atas, sementara Aditya menempati bagan seeded bawah.

Pada laga penyisihan, Iqbal tidak kesulitan mendapat kemenangan 21-3, 21-5 atas Alfin (SMPN 1 Bonang). Sedangkan Firdaus menundukkan M Faturrahman (SMPN 2 Demak) 21-5, 21-11, dan Aditya AR menghentikan langkah Syahrul K 21-13,21-11, rekan satu sekolah M Faturrahman.

Guru Ekstra Bulutangkis SMPN 1 Mranggen Edy Purnomo menuturkan, selain empat siswa tersebut, masih ada 2 (dua) siswa lainnya yang berpeluang untuk lolos penyisihan. Yakni pemain putri Adita Friha R (Unggulan Satu Tunggal Anak-Anak Putri Utama) dan Septia Dwi A (Unggulan Dua Tunggal Pemula Putri Utama). Dua pemain ini diprediksikan tidak kesulitan menembus penyisihan. “Keduanya kami nilai mampu lolos penyisihan, melihat lawan yang akan dihadapinya,” tutur guru Matematika ini, kemarin. Adita maupun Septia, hingga petang memang kemarin belum sama sekali bertanding di babak penyisihan.

Menurut Edy, sejak menetapkan sebagai ‘Sekolah Berprestasi Olahraga’, dilakukan perencanaan dan pembinaan berjenjang bagi siswa-siswi yang menonjol dalam bidang olahraga, khususnya bulutangkis. Dari enam pemain tersebut, beberapa pemain menjadi andalan sekolahnya untuk tampil diberbagai ajang kejuaraan. Iqbal dan Adita, tahun ini diproyeksikan tampil di O2SN, serta Septia diharapkan untuk maju ke Popda.

“Kita sudah bikin ancang-ancang untuk menyalurkan prestasi. Pada saat lulusan, kita juga memberikan reward bagi yang berprestasi. Jangan lihat nilai, namun bentuk pehatian dari sekolah. Hal ini menjadi motivasi untuk terus berprestasi,” ujarnya.

Pelatih Perkumpulan Bulutangkis (PB) Cahaya Mas David Sport Mranggen, Jasri menuturkan, M Iqbal dan Aditya yang rutin berlatih di klubnya, memiliki peluang maju ke babak final Djarum Foundation Kejurkab Sumpah Pemuda 2014 Se-Kabupaten Demak. Keduanya memiliki kemampuan di atas rata-rata dan terus berkembang. “Seri pertama kejurkab 2014 kemarin mereka naik podium. Melihat skema pertandingan seri ini, kesempatan mereka maju final sangat besar, bahkan Iqbal bisa juara satu. Seperti prestasi seri kemarin,” ujarnya. (fiq/smu)