Lawang Sewu Dibuka untuk Wedding

282

SEKAYU – Bangunan Lawang Sewu yang dulunya dianggap angker dan menyeramkan oleh masyarakat, kini mulai terkikis. Bahkan, saat ini bangunan sejarah tersebut bisa untuk acara wedding.

”Bangunan Lawang Sewu tidak hanya untuk dikunjungi sebagai tempat wisata atau acara dipakai pameran dan gathering saja. Tapi kami juga memberikan izin bagi masyarakat yang memakai tempat ini untuk wedding,” ungkap Sapto Hartoyo dari pihak PT KAI selaku Manager Pengelola Lawang Sewu, Minggu, (26/10) kemarin.

Bahkan pada tahun 2015 mendatang bangunan Lawang Sewu sudah di-booking oleh salah satu warga Kota Semarang. Kapasitas gedung menampung 1.000 kursi pengunjung. ”Saya merasa terkejut saja, ada warga yang berani melangsungkan wedding di Lawang Sewu. Biasanya paling hanya pra wedding saja atau acara gathering atau pameran saja. Rencana wedding bulan Mei 2015 pukul 19.00 WIB. Jadi sebelum 2 jam acara itu berlangsung akan ditutup sementara,” terangnya.

Bangunan Lawang Sewu menjadi ikon, salah satunya destinasi wisata Kota Semarang. Sekarang ini bangunan tersebut sudah lebih dikenal banyak orang baik dalam kota maupun luar daerah. ”Diharapkan nanti menjadi tempat favorit untuk wedding,” pungkasnya.

Sementara, pengamat Sejarah Semarang, Jongki Tio mengapresiasi baik terhadap PT KAI yang memberikan izin kepada warga untuk menggunakan tempat tersebut dalam acara keluarga. Hal ini menunjukkan kalau PT KAI dalam mengembangkan bangunan Lawang Sewu semakin meningkat. ”Bagi saya itu baik kalau masyarakat menggunakan tempat tersebut untuk acara pernikahan. Tempat yang dulunya terkesan angker dan mistis itu kini sudah semakin terkikis,” ucapnya.

Jongki juga menyarakan supaya tempat parkir berada dalam lingkungan bangunan Lawang Sewu yang masih kosong. Selain itu, ruang dalam bangunan yang masih kosong bisa dimanfaatkan untuk kegiatan pameran kesenian. ”Jadi bisa untuk tempat pameran lukis, belajar sejarah,” harapnya. (mg9/zal/ce1)