Pemkot Siap Bantu Biaya dari APBD

283
CAGAR BUDAYA: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mendapat penjelasan perkembangan renovasi Gedung Sarekat Islam Semarang, Senin (27/10). (PRATONO/RADAR SEMARANG)
CAGAR BUDAYA: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mendapat penjelasan perkembangan renovasi Gedung Sarekat Islam Semarang, Senin (27/10). (PRATONO/RADAR SEMARANG)
CAGAR BUDAYA: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mendapat penjelasan perkembangan renovasi Gedung Sarekat Islam Semarang, Senin (27/10). (PRATONO/RADAR SEMARANG)

SARIREJO — Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah hanya menganggarkan dana perbaikan bangunan utama Gedung Sarekat Islam (SI) di Kelurahan Sarirejo Kota Semarang. Karena itulah, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang siap membantu anggaran untuk penyiapan fasilitas di lingkungan gedung cagar budaya tersebut.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menginginkan setelah selesai direnovasi, Gedung SI bisa dimanfaatkan dengan optimal. Di lapangan, masih ada bangunan baru yang menumpang di halaman Gedung SI, hal ini tidak dianggarkan BPCB. Lokasi bangunan ini bisa dimanfaatkan menjadi tempat parkir dan mengembalikan sumur yang pernah ada.

”BPCB bisa menghitung berapa biaya yang dibutuhkan menangani hal ini. Kalau bisa cepat disusun, bisa coba kami anggarkan dalam APBD 2015. Tapi kalau sudah melewati masa pembahasan, kami coba di APBD Perubahan,” jelas pria yang akrab disapa Hendi saat meninjau renovasi Gedung SI, Senin kemarin (27/10).

Juru Pugar BPCB Jawa Tengah, Supriyanto menjelaskan bahwa proses renovasi Gedung SI sudah mencapai 40 persen. Pengerjaan atap sudah selesai dan genteng sudah dibersihkan. Tiang utama sudah diluruskan dan menurut rencana, lantai akan dinaikkan sekitar 20 sentimeter dari posisi sekarang. ”Kami perkirakan akhir Desember sudah selesai seluruhnya,” jelas Supriyanto. (ton/ida/ce1)