Sembunyi di Atas Plafon Indomaret Dibekuk

305
TETAP TEBAR SENYUM: Tersangka pencurian, Arif, 36, masih tetap berekspresi konyol dalam gelar perkara di Mapolsek Semarang Utara, Senin siang kemarin (27/10). (ADITYO DWI/RADAR SEMARANG)

 TETAP TEBAR SENYUM: Tersangka pencurian, Arif, 36, masih tetap berekspresi konyol dalam gelar perkara di Mapolsek Semarang Utara, Senin siang kemarin (27/10). (ADITYO DWI/RADAR SEMARANG)

TETAP TEBAR SENYUM: Tersangka pencurian, Arif, 36, masih tetap berekspresi konyol dalam gelar perkara di Mapolsek Semarang Utara, Senin siang kemarin (27/10). (ADITYO DWI/RADAR SEMARANG)
4

PLOMBOKAN – Bisa jadi karena telanjur terperangkap kepungan petugas, ekspresi maling bernama Arif, 36, ini, justru tebar senyum seperti tanpa dosa. Bahkan, tak mau bicara sepatah kata pun.

Kendati begitu, Tim Reskrim Polsek Semarang Utara tak mau terkecoh, Arif langsung digelandang dan dijebloskan sel. Arif hanya pasrah dibekuk petugas saat sedang bersembunyi di atas atap plafon Indomaret milik PT Indomarco Prismatama di Jalan Brotojoyo Raya II A, Kelurahan Plombokan, Kecamatan Semarang Utara, Minggu (26/10) sekitar pukul 03.00.

Warga Nyangkringan RT 1/RW 8 Kelurahan Patebon, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal itu, juga menenteng barang bukti puluhan slop rokok berbagai merek yang sudah dibungkus plastik warna hitam.

Begitu pun ketika dilakukan gelar perkara di Mapolsek Semarang Utara, Senin siang kemarin (27/10), Arif masih cengengesan tanpa mau bicara. ”Dia itu pura-pura gila. Saat diperiksa penyidik, dia bisa bicara dengan lancar,” kata Kapolsek Semarang Utara, AKP Muhammad Ridwan kepada wartawan, kemarin.

Dijelaskan Ridwan, korban pencurian adalah Thian Kusuma, 24, warga Dukuh Duduhan RT 2/RW 2 Kelurahan Jatibarang, Kecamatan Mijen, Kota Semarang. ”Tersangka masuk dari atap minimarket dengan cara merusak atap dan plafon,” ungkapnya.

Terungkapnya pencurian ini saat aksi tersebut diketahui oleh warga bernama Kimin, warga Jalan Brotojoyo Raya II B, Kelurahan Plombokan Semarang Utara, sebelah minimarket Indomaret. ”Warga tersebut mendengar suara gaduh dari atap Indomaret. Dia kemudian memberitahu warga, sebelum akhirnya diteruskan ke Mapolsek Semarang Utara,” katanya.

Menerima laporan tersebut, tim Opsnal Polsek Semarang Utara langsung meluncur ke lokasi kejadian. Berikutnya disusul oleh korban dan kasir yang memegang kunci Indomaret tersebut.

”Setelah dilakukan pengecekan oleh petugas, ternyata ditemukan atap plafon rusak. Barang-barang di dalam minimarket berantakan. Setelah dilakukan pencarian, tersangka bersembunyi di atas plafon,” beber Ridwan.

Petugas langsung meringkus tersangka tanpa perlawanan. Barang bukti puluhan bungkus rokok berbagai merek juga dibawa naik di atas plafon dengan dibungkus plastik warna hitam. ”Tersangka langsung kami amankan bersama barang bukti,”

Barang bukti yang diamankan masing-masing; 11 slop rokok Djarum, 6 slop rokok Mild merah, 2 rokok Mild Hijau, 2 slop Djarum Black, 2 slop Djarum Black Mild, 2 slop LA Menthol, 1 slop Dji Sam Soe kretek, 1 slop Dji Sam Soe Premium, 2 slop Gudang Garam Exclusive, 3 slop Gudang Garam Surya, 6 slop Marlboro Merah, 1 slop Marlboro Hijau. ”Totalnya senilai kurang lebih Rp 6 juta,” imbuhnya.

Sementara itu, tersangka Arif saat gelar perkara masih tetap bertingkah konyol layaknya orang gila yang hanya tertawa cengengesan. Dicecar sejumlah pertanyaan pun ia hanya menggaruk-garuk kepala. Tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman paling lama tujuh tahun penjara. (mg5/ida/ce1)