Bisa Jadi Hobi, Prestasi hingga Untuk Memotret

608
MULTIFUNGSI: Penjualan pesawat aeromodeling terus berkembang, siring makin berkembangnya teknologi pesawat tanpa awak tersebut. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)
MULTIFUNGSI: Penjualan pesawat aeromodeling terus berkembang, siring makin berkembangnya teknologi pesawat tanpa awak tersebut. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)
MULTIFUNGSI: Penjualan pesawat aeromodeling terus berkembang, siring makin berkembangnya teknologi pesawat tanpa awak tersebut. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Hobi aeromodeling bisa dijadikan lahan bisnis yang mendatangkan banyak uang. Makin banyak yang menyukai hobi menerbangkan berbagai model pesawat tanpa awak ini, makin berkembang pula usaha penjualan peralatan serta pernak-pernik aeromodeling ini.

Seiring berkembangnya teknologi, aeromodeling tidak terpaku pada bentuk pesawat dan helikopter. Kini ada jenis aeromodeling baru yakni Quadcoptter Aircraft yang sangat ringan dan multifungsi. Pesawat dengan bentuk yang kecil ini bisa dipasangi kamera sehingga sangat membantu dunia fotografi, pembuatan film, bahkan untuk memasang banner.

David Gunawan, pemilik toko Hobi yang terletak di Plasa Simpang 5 Semarang mengatakan, jika pesawat aeromodeling dengan jenis quadcopter adalah pengembangan dari helikopter yang bisa dipakai untuk pengambilan foto dari udara. “Dulu pakai helikopter earomedeling atau bahkan helikopter sungguhan. Namun, getaran yang tinggi membuat pengambilan gambar tidak maksimal,” kata David yang juga atlet Aeromodeling Jawa Tengah ini.

Menurut dia, dengan menggunakan pesawat jenis quadcopter bisa meminimalisir risiko yang ada jika mengambil gambar lewat udara, dibandingkan pesawat aeromodeling jenis lainnya. “Cara pengoperasiannya lebih mudahm harganya pun cenderung murah untuk pemula yang sudah dilengkapi kamera VGA dari Rp400 – Rp1 Juta, untuk profesional dengan kelengkapan GPS bisa mencapai Rp 5 – Rp 50 juta,” tandasnya.

Dengan harga yang relatif lebih murah dan mudahnya pengoperasian, pesawat jenis ini mulai menjamur dan diminati masyatakat kota Semarang. Dalam satu set pembelian quadcopter berisi, satu buah pesawat yang sudah dilengkapi kamera, remote control, dan batere. “Banyak yang suka lantaran penggunaannya sangat mudah, biasanya penggemar aeromodeling yang masih low entry atau taraf pemula,” ucapnya.

Dijelaskan Davis, bukan hanya sebagai mainan dan hobi, pesawat ini juga bisa digunakan sebagai salah satu alat bantu dalam dunia fotografi dan film. “ Kamera bisa diganti dengan kemara dslr atau kamera pocket, jelas teknologi ini bisa menggantikan rell dan jimmy jips untuk pengambilan gambar berjalan atau angel atas. Bisa juga masuk ke prestasi jika mau serius menjadi atlit aeromodeling,” pungkasnya. (den/smu)