Permak Hidung di Bangkok

488
ADENNYAR WYCAKSONO/RADAR SEMARANG
ADENNYAR WYCAKSONO/RADAR SEMARANG
ADENNYAR WYCAKSONO/RADAR SEMARANG

BERAWAL dari iseng terjun di dunia modeling, membuat Febi Asti Sulistyawardhani akhirnya ketagihan. Bahkan, kini gadis cantik yang akrab disapa Febi ini merambah menjadi bintang iklan salah satu produk minuman kemasan.

”Dulu awalnya saya jadi model komunitas fotografer, terus banjir job sampai ke luar kota. Dari situ, saya ditawarin jadi pemeran iklan minuman kemasan,” kenang dara kelahiran Banyumas, 18 Februari 1991 ini kepada Radar Semarang.

Gadis berambut panjang ini mengaku tidak setengah-setengah dalam mengejar impian. Untuk menyempurnakan penampilannya, Febi mengaku rela datang ke Yanhee International Hospital, Bangkok untuk ’mempermak’ hidungnya agar terlihat mbangir.

“Saya sengaja mengoperasi hidung saya agar terlihat lebih manarik. Memang lebih mahal ketimbang operasi di Indonesia. Sekitar Rp 90 jutaan. Tapi kan sekalian plesiran,” katanya puas.

Sekarang ini, Febi ingin fokus ke karir dan menjadi model profesional. ”Saya juga ingin bermain di film layar kaca,” tambahnya.

Di tengah kesibukannya sebagai model, pemilik berat badan 44 kg dan tinggi badan 163 cm ini hobi jalan-jalan. Bahkan setiap bulan, dia selalu ada agenda melancong ke luar negeri. Seperti ke Malaysia, Bangkok, Hongkong, Singapura, dan Tiongkok. “Bulan ini mau ke Jepang, di sana pemandangannya bagus. Selain itu, saya juga pengin belajar budaya Jepang,” ujarnya.

Saat plesiran ke luar negeri, shopping berburu fashion menjadi agenda wajibnya. “”a, harus banyak nabung dulu, apalagi kalau barang yang mau dibeli banyak,” ucap model bertubuh sintal yang siap merambah ibu kota ini. (den/aro/ce1)