Jasa Marga Fungsikan 5 GTO

462
TINGKATKAN LAYANAN: Seorang petugas Jasa Marga Semarang menunjukkan tanda khusus Gardu Transaksi Otomatis (GTO) kepada para pengguna jalan tol di Manyaran, kemarin. GTO ini khusus untuk pemakai E Tol Card. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)
 TINGKATKAN LAYANAN: Seorang petugas Jasa Marga Semarang menunjukkan tanda khusus Gardu Transaksi Otomatis (GTO) kepada para pengguna jalan tol di Manyaran, kemarin. GTO ini khusus untuk pemakai E Tol Card. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)

TINGKATKAN LAYANAN: Seorang petugas Jasa Marga Semarang menunjukkan tanda khusus Gardu Transaksi Otomatis (GTO) kepada para pengguna jalan tol di Manyaran, kemarin. GTO ini khusus untuk pemakai E Tol Card. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Jasa Marga Cabang Semarang, berencana memfungsikan 5 Gardu Transaksi Otomatis (GTO) di pintu tol yang ada di Kota Semarang. Pemasangan ini dilakukan karena semakin meningkatnya intensitas kendaraan yang masuk gerbang tol. Rabu (5/10) kemarin, pihak Jasa Marga Cabang Semarang telah memasang 1 GTO di pintu masuk tol Manyaran yang memang menjadi akses utama dari Pantura Semarang ke arah Selatan. Rencananya, 4 GTO lainnya akan dipasang pada akhir tahun ini.

Humas Jasa Marga Cabang Semarang, Dondy Susanto mengatakan, jika pemasangan GTO sengaja dilakukan untuk memberikan kenyanyaman bagi pengendara yang mengantri masuk ke pintu tol. “Dengan menggunakan E Tol Card, para pengendara akan mendapatkan kecepatan dalam bertransaksi karena tidak perlu menyiapkan uang dan tidak harus mengantri panjang. Kita sediakan jalur khusus untuk penggunanya jalan yang menggunakan kartu ini,” katanya kepada Radar Semarang saat launching GTO di Gerbang Tol Manyaran, Rabu (5/10) siang kemarin.

Pihak Jasa Marga mengaku, pada akhir tahun 2014 kembali akan memasang 4 GTO di dua pintu Tol yang ada di Semarang yakni di Gerbang Tol Tembalang dan 2 Gerbang Tol Muktiharjo yang dikenal sebagai gerbang tol yang sangat padat dengan antrian kendaraan. “Akhir tahun ini akan kita pasang 4 GTO lagi, yakni di gerbang Tol Tembalang dan 2 lagi di Muktiharjo,” ujarnya.

Menurut informasi, E Tol Card dan GTO sendiri telah diperkenalkan sekitar 2 tahun lalu. Bahkan, GTO pun sudah dipasang di beberapa ruas tol di Jakarta dan beberapa kota lain. Walaupun begitu, pihak Jasa Marga cabang Semarang enggan disebut ketinggalan. Dengan dalih pemasangan GTO menyerusaikan dengan tingkat kendaraan yang masuk ke gerbang tol. “ Kita memang sesuaikan dengan kebutuham. Saat ini Semarang sangat butuh karena jumlah mobil yang masuk ke jalan tol sangatlah besar,” tegasnya.

Dengan dipasanggnya GTO, dirinya berharap agar pengguna jalan tol berpindah dari transaksi manual ke E Tol Card yang dianggap memiliki berbagai kelebihan dibandingkan pembayaran masuk tol secara langsung. “E Tol card bisa didapatkan di bank Mandiri dan minimarket, pengisiannya pun dilakukan secara prabayar dengan tidak ada saldo minimal,” pungkasnya.

Sementara itu, DGM Operation Jasa Marga Cabang Semarang, Johannes Mancelly mengakui, jika pengguna E Tol Card mengalami kenaikan yang signifikan dibandingkan dua tahun lalu sejak pertama dikenalkan. “ Keniakannya sekitar 1,8 persen. Animo masyarakat Semarang sebagai pengguna jalan tol pun sangat besar,” tambahnya. Dirinya berharap dengan adanya layanan baru yang memudahkan pengendara, pengguna jalan tol bisa menggunakan E Tol card. “ Pengguna jalan tol jauh lebih cepat dan nyaman jika menggunakan layanan ini. saya harap, layanan ini bisa lebih dimaksimalkan,” ujarnya. (den/smu)