Bantai Banten, Jateng Lolos PON Remaja

375
SESUAI TARGET: Selebrasi para pemain Jateng setelah berhasil membobol gawang Banten ssiang kemarin di Stadion Citarum, Semarang. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)
 SESUAI TARGET: Selebrasi para pemain Jateng setelah berhasil membobol gawang Banten ssiang kemarin di Stadion Citarum, Semarang. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)

SESUAI TARGET: Selebrasi para pemain Jateng setelah berhasil membobol gawang Banten ssiang kemarin di Stadion Citarum, Semarang. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Tim sepak bola Jateng memastikan lolos ke Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja I Desember mendatang, di Surabaya, setelah mengalahkan Banten dengan skor telak 5-1, di Stadion Citarum sore kemarin.

Ini adalah kemenangan ketiga Jateng dari tiga laga yang dilakoni Aditya Wisnu Harianto dkk di babak kualifikasi Wilayah III. Atas hasil tersebut saat ini Jateng memimpin klasemen sementara dengan raihan poin sempurna yaitu sembilan poin, dan masih menyisakan satu laga terakhir yaitu lawan DKI Jakarta Minggu (9/11) lusa.

Bermodal dua kali kemenangan sebelumnya atas Jabar dan DI Jogjakarta, anak-anak Jateng mampu tampil penuh percaya diri kemarin. Striker Arga Permana semakin membuktikan ketajamannya di laga kemarin dengan hat-trick di menit ke 12, 75 dan 82. Dua gol Jateng lainnya di lesakkan oleh Riky Julian di menit ke 46 dan 53. Gol hiburan Banten dicetak Rendy Afrizal Pratama di menit ke 14.

Pelatih Jateng Ashadi usai laga kemarin mengatakan, meski telah memastikan satu tiket ke PON Remaja, namun dia tetap berharap skuadnya tetap fight di laga terakhir menghadapi DKI Jakarta besok. Namun Jateng dipastikan akan tampil tanpa tiga pemain pilar saat menghadapi DKI, yaitu Fredyan Wahyu, Riky Julian dan juga Nico Pasura yang harus kembali ke klub asalnya Persis Solo Yunior. “Ketiganya diminta kembali karena Persis Yunior karena harus mempersiapkan diri menghadapi Piala Soeratin. Tidak masalah, kami tetap akan fight di laga terakhir besok,” sambung Ashadi kemarin.

Pelatih Banten Yudo Hadiyanto mengakui anak-anak asuhnya tampil di bawah form terbaik sehingga gagal mengimbangi permainan cepat anak-anak Jateng kemarin. “Selain itu kondisi stamina anak-anak yang terkuras juga berpengaruh ke penampilan. Koordinasi lini belakang juga sangat lemah. Harapan kami di pertandingan selanjutnya anak-anak bisa memperbaiki diri, kami masih punya kans lolos,” terang pelatih asal Semarang itu. Kemudian di laga lainnya sore kemarin tim Jabar juga berhasil memetik kemenangan besar 4-1 atas DKI Jakarta. (bas/smu)