Dua Siswi SMK Ngutil Kaus Junkies

355

MIJEN – Dua siswi salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Semarang, menangis histeris saat digelandang oleh tim Reskrim di Mapolsek Mijen Semarang. Keduanya tepergok ngutil atau mencuri kaus junkies di toko baju Distrik, kompleks Pasar Mijen, Kota Semarang, Jumat (7/11) siang.

Saat diperiksa polisi, siswi berinisial ES, 16, dan NA, 16, itu hanya bisa menunduk sambil menutupi wajahnya. Siswi kelas 2 itu mengaku kepincut kaus junkies keren yang dipajang di etalase toko baju tersebut. Kemudian ia memasukkan kaus warna abu-abu itu ke dalam tas sekolah miliknya tanpa sepengetahuan pemilik.

Namun aksi konyol tersebut, ternyata dicurigai sang pemilik toko baju Distrik, Pulung Wibowo, 32, dan istrinya, Anifah, 26, warga Wonolopo RT 2/RW 9 Mijen, Kota Semarang. ”Sekitar pukul 13.00, saya pulang salat Jumat diberitahu oleh istri saya, kalau ada dua pengunjung toko mencurigakan. Setelah saya amati, di salah satu tasnya terlihat resleting terbuka. Mereka kemudian buru-buru pergi dari toko,” ungkapnya di Mapolsek Mijen, kemarin.

Pulung pun langsung mengecek, bahwa benar di antara baju dagangan miliknya, ada yang hilang. ”Untuk mengelabui, dia memindahkan hanger kaus yang dicuri, kemudian diselipkan bersama hanger baju yang lain,” katanya.

Mengetahui baju dagangannya hilang, Pulung langsung mengejar dua pelaku. Namun keduanya telah tancap gas berboncengan mengendarai Yamaha Mio GT. ”Sempat terjadi kejar-kejaran, hingga akhirnya saya hentikan di Jalan Lemah Mendak, Mijen. Saya langsung ambil kontak motornya,” terang Pulung.

Dua siswi tersebut sempat mengelak dan menyodorkan salah satu tas miliknya untuk diperiksa. Namun korban tidak percaya. ”Saya tahu, baju itu disimpan di tas yang ditaruh di bawah setang motor. Setelah saya buka, mereka tidak bisa mengelak, ada kaus junkies warna abu-abu dagangan saya. Selain itu, juga ada banyak baju lain, di antaranya jaket, celana jins, baju, kaus yang masih ada hangernya. Diduga mereka juga mencuri dari toko lain, “ ungkapnya.

Peristiwa tersebut langsung dilaporkan kepada anggota polisi Polsek Mijen yang kebetulan sedang patroli, sebelum akhirnya kedua siswi tersebut digelandang ke Mapolsek Mijen. ”Modusnya, salah satu pura-pura menanyakan harga jam kepada istri saya. Sedangkan pelaku lain mengambil baju di etalase yang berjarak sekitar 7 meter. Wajahnya saya kenal, dulu juga pernah mencuri di sini,” imbuhnya.

Pelaku, ES, saat diinterogasi mengaku hanya iseng. ”Baru satu kali ini, Pak. Sumpah demi Allah,” ujarnya sembari menutupi mukanya.

Kapolsek Mijen Kompol Suratmin mengatakan bahwa pihaknya telah meminta anggota untuk memastikan apakah benar pelaku merupakan siswa SMK yang dimaksud. Termasuk memanggil masing-masing orang tua siswi tersebut. ”Keduanya masih kami amankan di Polsek,” katanya. (mg5/ida/ce1)