Pintu Digedor, Belasan Pasangan Mesum Kalang Kabut

275
ABDUL MUGHIB/Radar Semarang
ABDUL MUGHIB/Radar Semarang
ABDUL MUGHIB/Radar Semarang

GAYAMSARI – Ekspresi panik tampak di wajah sejumlah penghuni kamar kos yang terletak tak jauh dari Mapolsek Gayamsari, Semarang, Jumat (7/11) siang. Wajah mereka pucat memerah saat melihat sejumlah petugas kepolisian telah berdiri di depan pintu kamar.

Pasalnya, diketahui kamar yang semula hening itu ternyata dihuni pasangan muda-mudi sedang asyik bermesraan. Beberapa pasangan di antaranya dipergoki dalam kondisi setengah telanjang. Setelah diperiksa, ternyata belasan pasangan muda-mudi tersebut bukan pasangan suami istri.

Bahkan petugas yang melakukan razia kos-kosan itu juga menemukan sejumlah obat kuat, pil KB dan minuman keras. Tentu saja, belasan yang pasangan yang diduga sedang mesum di kos tersebut langsung digelandang ke Mapolsek Gayamsari untuk dimintai keterangan lebih lanjut. ”Ada belasan pasangan tanpa memiliki surat nikah, atau bukan pasangan suami istri,” kata Kapolsek Gayamsari, Kompol Juara Silalahi, kemarin.

Dijelaskannya, pihaknya bersama tim Polsek Gayamsari Semarang melakukan razia kos-kosan tersebut. ”Kami mendapat laporan dari masyarakat, diduga kos tersebut disalahgunakan,” katanya.

Saat dilakukan penggerebekan, pihaknya tidak bertemu dengan pemilik kos tersebut. Satu per satu, pintu kamar yang semula terkunci dari dalam tersebut, digedor oleh petugas kepolisian. ”Sedikitnya ada 20 kamar. Beberapa di antara penghuni kamar sempat tidak mau membukakan pintu,” katanya.

Tim kepolisian mendapati sejumlah kamar dihuni lelaki dan perempuan. Pasangan bukan suami istri itu diketahui tinggal di kamar siang bolong. Beberapa wanita muda dipergoki berpakaian minim.

Bahkan di salah satu kamar terdapat satu pria bersama dua wanita, yang mengaku saudara. Namun setelah ditelusuri, ternyata tidak memiliki hubungan darah. ”Mereka rata-rata berasal dari luar kota, masih kami lakukan pendataan,” katanya.

Pihaknya juga masih melakukan pendalaman penyelidikan terkait temuan pil KB, minuman keras, dan obat kuat. ”Kami tidak memulangkan mereka sebelum pihak keluarga yang bersangkutan menjemput,” katanya.

Kanit Reskrim Polsek Gayamsari, AKP Suharta menambahkan, pihaknya masih terus melakukan pemantauan sejumlah kos yang diduga digunakan untuk mesum. Pihaknya mengakui, selama ini tidak ada laporan dari pemilik kos terkait pendataan para pendatang tersebut. ”Kami lakukan pendataan ulang, agar tertib. Mereka rata-rata datang dari luar kota,” katanya. (mg5/zal/ce1)