POBSI Jateng Pertahankan Ricky Yang

532
TAK LOYAL: Pebiliar senior Jateng Ricky Yang, masih harus menunggu keputusan BAORI sebelum pindah ke Jabar. (DOK/RASE)
TAK LOYAL: Pebiliar senior Jateng Ricky Yang, masih harus menunggu keputusan BAORI sebelum pindah ke Jabar. (DOK/RASE)
TAK LOYAL: Pebiliar senior Jateng Ricky Yang, masih harus menunggu keputusan BAORI sebelum pindah ke Jabar. (DOK/RASE)

SEMARANG – Rencana kepindahan pebiliar berkelas nasional asal Jateng Ricky Yang untuk membela Jawa Barat di PON 2016 mendatang diperkirakan tak akan mulus. Pengprov Persatuan Olahraga Biliar Selurih Indonesia (POBSI) Jateng akan mempertahankan atlet senior tersebut.

Wakil Ketua Umum Pengprov POBSI (biliar) Jateng Buntat menegaskan, pebiliar andalannya Ricky Yang tetap milik Jateng untuk menghadapi Pra-PON dan PON 2016 di Jabar mendatang. ”Ricky tak ke mana-kemana. Dia masih di sini, untuk memperkuat Jateng di berbagai even nasional. Ada bukti tertulis komitmennya untuk Jateng bahwa dia tidak akan meninggalkan Jateng,” kata Buntat, kemarin.

Disinggung soal Ricky yang membuka usaha biliar di Bogor, Buntat membenarkan, bahwa atlet peraih emas PON 2012 itu memang membuka rumah biliar di Bogor, namun menggunakan nama orang lain. ”Bisa saja kan, kita buka usaha tapi atas nama orang lain, entah itu saudara atau kawan. Jadi bukan atas nama Ricky,” tambah Wakabid Binpres KONI Jateng tersebut.

Saat ini, kata dia, pihaknya tengah berjuang untuk mempertahankan Amanda Rahayu dan M Zulfikri di sidang Badan Arbitrase Olahraga Republik Indonesia (BAORI). Ditandaskan Buntat, pihaknya menghargai apapun keputusan BAORI.

Diakui Buntat, peluang untuk nggondheli mereka, memang berat. Pasalnya, keduanya sudah mendapatkan insentif dan ber-KTP Jabar untuk persiapan PON 2016. ”Beberapa waktu lalu, kepada POBSI Jateng, keduanya mengonfirmasikan sudah mendapatkan insentif pelatda. Bahkan Amanda kan aslinya memang Bandung dan sudah ber-KTP di sana,” imbuhnya.

Menurut Buntat, dengan kepindahan Zulfikri yang merebut emas di PON 2012 dan Amanda ke Jabar, praktis menjadi kerugian bagi Jateng. Pasalnya Jateng akan kehilangan pemain andal, padahal di PON Jabar nanti, biliar menyediakan 19 medali emas.

Sebelumnya, saat berkunjung ke KONI Jateng, Ketua Umum POBSI Jabar Ali Rahman menyatakan, bahwa Amanda yang kelahiran Lembang akan pulang kampung menghadapi PON 2016. ”Ketika anak-anak kami datang, bicara ingin berkesempatan tampil membela daerahnya, tentu saja kami menerimanya,” kata Ali. (bas/smu)