Siap Amankan Wilayah Maritim

339
CEK PERALATAN : Kapolda Jateng Irjen Pol Nur Ali didampingi Kapolres Demak AKBP Raden Setijo Nugroho mengamati mata rantai yang biasa digunakan untuk penyelamatan korban banjir di Mapolres Demak, kemarin siang. (Wahib pribadi/radar semarang)
CEK PERALATAN : Kapolda Jateng Irjen Pol Nur Ali didampingi Kapolres Demak AKBP Raden Setijo Nugroho mengamati mata rantai yang biasa digunakan untuk penyelamatan korban banjir di Mapolres Demak, kemarin siang. (Wahib pribadi/radar semarang)
CEK PERALATAN : Kapolda Jateng Irjen Pol Nur Ali didampingi Kapolres Demak AKBP Raden Setijo Nugroho mengamati mata rantai yang biasa digunakan untuk penyelamatan korban banjir di Mapolres Demak, kemarin siang. (Wahib pribadi/radar semarang)

DEMAK – Kapolda Jateng Irjen Pol Nur Ali siap mengamankan wilayah laut Jateng. Ini seiring dengan tekad pemerintah yang akan mengoptimalkan potensi kelautan dalam mendukung kawasan maritim Indonesia.

Menurutnya, Polda memiliki Direktorat Polisi Perairan (Ditploair) untuk mengcover seluruh daerah pesisir keluatan yang menjadi wilayah pengawasannya. Ini juga didukung Satuan Polisi Air (Satpolair) di setiap kabupaten di pesisir utara dan selatan Jateng. “Kita mempunyai tugas untuk menegakkan hukum baik penyelidikan maupun penyidikan,” terang Kapolda saat berkunjung ke Mapolres Demak, kemarin siang.

Dalam kunjungannya itu, Kapolda yang didampingi Kapolres Demak AKBP Raden Setijo Nugroho sempat melihat sekaligus mengecek kesiapan seluruh peralatan kelengkapan pengamanan yang dimiliki Polres Demak. Beberapa peralatan seperti rantai penyelamatan maupun perahu karet untuk mengevakuasi korban banjir tak luput dari pengamatannya.

Dia menambahkan, pihaknya juga siap mengantisipasi adanya bahaya banjir saat musim hujan mendatang. “Curah hujan kita cukup tinggi, utamanya bulan-bulan Januari. Kita persiapkan diri untuk menghadapi banjir,” ujarnya. Kawasan yang menjadi perhatian adalah wilayah Pantura Demak, Kudus, Pati hingga Juwana. Sebab, berdasarkan pengalaman tahun tahun sebelumnya wilayah tersebut kerap di landa banjir. (hib/ric)