Hendak Memasak, Rumah Terbakar

364
PAGI HARI : Warga dan tim pemadam kebakaran berupaya memadamkan api yang membakar rumah Madyo warga Sontonayan, Desa Kapencar, Kecamatan Kertek. (IST)
PAGI HARI : Warga dan tim pemadam kebakaran berupaya memadamkan api yang membakar rumah Madyo warga Sontonayan, Desa Kapencar, Kecamatan Kertek. (IST)
PAGI HARI : Warga dan tim pemadam kebakaran berupaya memadamkan api yang membakar rumah Madyo warga Sontonayan, Desa Kapencar, Kecamatan Kertek. (IST)

WONOSOBO – Rumah milik pasangan suami istri Madyo, 52, dan Tunasmi, 48, warga Dusun Sontonayan, Desa Kapencar, Kecamatan Kertek, Sabtu (8/11) pagi, ludes terbakar. Diduga kebakaran berasal dari tungku dapur yang sebelumnya digunakan untuk memasak.
Informasi yang dihimpun Radar Kedu di lokasi, kebakaran berlangsung sekitar pukul 04.00 WIB, saat itu, Tunasmi yang sehari-hari berjualan nasi jagung, tengah mengambil kayu bakar untuk memasak. Namun, saat masuk dapur, api sudah menjilat atap bangunan dapur.

Tunasmi kemudian membangunkan suaminya, Madyo dan anaknya Kukuh, 12. Karena api semakin menyebar, ketiganya langsung lari keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Hampir separo bangunan terbut dari kayu sehingga, dengan cepat api meludeskan bangunan rumah beserta isinya. Warga bersama tim pemadam kebakaran terus berjuang, sehingga api dapat dijinakkan sebelum menyebar ke rumah lainnya.

“Saya biasa memasak malam, karena pagi saya harus jualan nasi jagung ke Kaliwiro dan Banjarnegara,” kata Tunasmi.
Tunasmi mengaku tidak tahu secara pasti asal api. Karena pada malam hari, dia memasak kemudian merasa sudah mematikan api, setelah itu tidur. Sekitar pukul 04.00, dia bangun akan mempersiapkan memasak lagi.
“Tapi saat saya ambil kayu, di atap dapur sudah penuh dengan api,” katanya.

Madyo menceritakan, begitu bangun dia sudah melihat tiga titik api di atap dapur, api dengan cepat menyebar. Dia langsung mengangkat anaknya Kukuh dari tempat tidur dan keluar rumah menyelamatkan dari kobaran api.
“Alhamdulillah kami sekeluarga selamat, tapi semua barang termasuk uang kas RT terbakar. sisanya tinggal baju yang kami pakai, ” ujarnya.

Kepala Desa Kapencar Viki Andrian Susanto mengatakan, kebakaran berlangsung cepat. Begitu tahu ada kebakaran dia langsung mengerahkan warga dan menghubungi pemadam kebakaran. Kerugian material dari kebakaran sekitar Rp 60 juta.

“Api dapat dipadamkan setelah membakar dua rumah, satunya gudang,” imbuhnya.
Viki mengatakan, saat ini keluarga korban sementara harus dievakuasi ke rumah tetangganya. Karena semua barang dan pakaian korban raib ditelan kobaran api.

“Warga juga sudah kami kerahkan untuk membersihkan puing-puing bangunan,” tuturnya.
Anggota Komisi A DPRD Wonosobo Yasin Yusuf yang mengunjungi rumah korban mengaku, pihaknya akan berupaya membantu korban. Agar mendapatkan bantuan dari pemerintah, baik untuk bantuan sembako maupun untuk bangunan rumah.
“Saya sudah menghubungi Dinas Sosial dan Bagian Kesra Pemkab, semoga korban bisa diupayakan bantuan,” katanya. (ali/lis)