Harga Cabai Naik Berlipat-Lipat

360
HARGA TAK WAJAR: Kenaikan berbagai jenis cabai yang terjadi di Semarang, membuat sejumlah pedagang mengalami penurunan pendapatan. (ADENNYAR WYCAKSONO/RADAR SEMARANG)
 HARGA TAK WAJAR: Kenaikan berbagai jenis cabai yang terjadi di Semarang, membuat sejumlah pedagang mengalami penurunan pendapatan. (ADENNYAR WYCAKSONO/RADAR SEMARANG)

HARGA TAK WAJAR: Kenaikan berbagai jenis cabai yang terjadi di Semarang, membuat sejumlah pedagang mengalami penurunan pendapatan. (ADENNYAR WYCAKSONO/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Harga cabai di pasaran masih terus meningkat. Kemarau panjang disebut sebagai salah satu pemicu meningkatnya komoditas ini.

Berdasarkan pantauan, harga cabai di beberapa pasar tradisional melonjak cukup tajam hingga lebih 100 persen dibanding satu bulan lalu. Di Pasar Johar misalnya, cabai merah besar dari Rp15-17 ribu per kg menjadi Rp35-37 ribu per kg. Kemudian cabai rawit dari Rp20 ribu per kg saat ini menjadi Rp40 ribu per kg, sedangkan untuk cabai merah keriting dari Rp10 ribu per kg menjadi Rp50 ribu per kg. “Beberapa jenis cabai harganya memang naik terus. Yang tidak mengalami kenaikan hanya jenis cabai hijau, harganya masih sama yaitu Rp12 ribu per kg,” ujar salah seorang pedagang cabai di Pasar Johar Santoso.

Kenaikan tersebut menurutnya sudah mulai terasa sejak sebulan yang lalu. Berdasarkan keterangan dari petani yang melakukan pengiriman langsung ke para pedagang, kenaikan harga tersebut dipicu oleh kekeringan panjang sehingga hasil panen tidak maksimal. “Kenaikan harga yang cukup besar biasa terjadi jika di luar musim panen, tetapi saat panen harga cabai bisa mencapai Rp5.000 per kg,” ujarnya.

Untuk pasokan sendiri, lanjutnya, hanya dari Jember Jawa Timur saja yang masih lancer. Sedangkan beberapa daerah pemasok lain seperti Temanggung, Magelang, Bandungan, karena hasil panen sedikit, hanya bisa untuk memenuhi pasar yang dekat daerah tersebut saja.

Selain cabai, kenaikan harga juga terjadi pada bawang putih. Salah satu pedagang di Pasar Johar Ngadiran mengatakan jika beberapa hari lalu harga bawang putih di kisaran Rp10.500 per kg saat ini harganya sudah naik menjadi Rp11.500 per kg.

Kemudian ayam petelur dari Rp25 ribu per kg menjadi Rp28 ribu per kg, beras naik dari Rp8 ribu menjadi Rp8.500 per kg, dan telur ayam dari Rp15 ribu per kg menjadi Rp17.500 per kg.

Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Jateng Jam Jam Zamchari mengatakan pada bulan Oktober, cabai juga menjadi salah satu komoditas yang memicu inflasi. Kenaikan harga ini menurutnya terjadi karena kemarau panjang. “Dengan kemarau panjang tersebut, produksi di sejumlah sentra cabai menurun, dan berimbas pada pasokan di pasaran,” ujarnya. (dna/smu)