Memukau, Atraksi Polisi Jinakkan Penjahat

466
UNJUK GIGI: Simulasi anjing pelacak yang mengendus pelaku kejahatan. (ADITO DWI/RADAR SEMARANG)
UNJUK GIGI: Simulasi anjing pelacak yang mengendus pelaku kejahatan. (ADITO DWI/RADAR SEMARANG)
UNJUK GIGI: Simulasi anjing pelacak yang mengendus pelaku kejahatan. (ADITO DWI/RADAR SEMARANG)

RANDUSARI – Anggota tim khusus Direktorat Sabhara (Ditsabhara) Polda Jateng unjuk gigi memainkan atraksi terkait strategi dalam menangani ancaman gangguan Kamtibmas di lapangan Mapolda Jateng, Rabu (12/11). Mulai dari kemampuan bernegosiasi, pengamanan terbuka tempat rawan kriminalitas, meredam aksi kerusuhan hingga mendeteksi adanya narkoba.

Tim khusus yang telah terlatih ini juga melibatkan sejumlah anjing pelacak yang mempunyai ketajaman insting menelusuri jejak kejahatan. Atraksi itu mampu memukau ratusan penonton yang menyaksikan acara tersebut.

Terlebih saat anjing pelacak milik polisi itu diuji dengan upaya penyelundupan narkoba. Sebanyak 4 koper tertutup, salah satunya diisi narkoba, berusaha dilacak. Anjing pelacak itu pun mengendus secara tepat. Hal tersebut membuat ratusan penonton takjub dan memberikan tepuk tangan.

Atraksi tersebut dihelat sebelum dilaksanakan lomba fungsi Samapta Bhayangkara (Sabhara) yang diikuti oleh 35 Polres di jajaran Polda Jateng. Lomba resmi dibuka oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Nur Ali.

”Pertunjukan itu hanya sebagian kemampuan saja, dan masih banyak yang lain,” kata Nur Ali, kemarin.

Dikatakan Nur Ali, kegiatan ini sengaja digelar untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan personel kepolisian, terutama Unit Sabhara Polda Jateng. Diharapkan personel khusus tersebut mampu menjalankan tugas pokoknya secara cerdas, tangkas dan profesional.

”Ini juga dalam rangka persiapan apel Kasatwil se-Indonesia yang akan digelar 2-5 Desember mendatang di Akpol,” ujarnya.

Kepala Satuan Sabhara Polrestabes Semarang, AKBP Basuki, mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan tim khusus di bawah jajarannya untuk kegiatan tersebut.

”Kami telah berlatih sebelumnya. Latihan rutin terus dilakukan di sela-sela kegiatan lain yang padat,” katanya.

Tidak kalah menarik, saat tim khusus memperagakan bongkar pasang senjata dengan mata tertutup. Para anggota yang terlatih itu beraksi dengan hanya diberikan waktu 40 detik. Tak pelak, atraksi tersebut membuat penonton terpukau. (mg5/aro/ce1)