Beli Rumah Sebelum BBM Naik

377

SEMARANG – Penjualan rumah saat ini cukup menggembirakan. Di tengah santernya rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi, membuat masyarakat memutuskan untuk membeli rumah. Sebab apabila harga BBM telah naik, praktis harga rumah juga melambung.

“Karena itu, saat ini paling tepat untuk beli rumah. Sebelum harga BBM naik, yang otomatis akan menaikkan harga bahan bangunan, diikuti harga rumah,” ujar Wakil Ketua Bidang Promosi, Publikasi, dan Kehumasan DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng Dibya K. Hidayat.

Antusiasme masyarakat membeli rumah terlihat dari pameran REI yang diselenggarakan baru-baru ini. Dari pameran yang diadakan dari tanggal 29 Oktober hingga 9 November lalu terjual 69 unit rumah tipe menengah dan menengah atas. “Ini sesuai dengan target kami,” tandasnya.

Ditambahkan Dibya, para pengembang perumahan di Kota Semarang memastikan harga rumah akan segera naik dalam waktu dekat ini. “Kalau saat ini harga-harga bahan bangunan sudah mulai naik, tapi para pengembang masih cenderung masih menunggu waktu yang tepat untuk menaikkan harga, karena harga rumah yang sudah naik tidak bisa diturunkan lagi,” katanya.

Ia mengatakan para pengembang properti masih mengalkulasi formulasi kenaikan harganya terlebih dahulu, sambil melihat perkembangan ekonomi. “Untuk kenaikan harga properti atau perumahan dipastikan akan naik di awal tahun nanti, setidaknya kenaikan harga akan berada di kisaran 15-20 persen dari harga yang berlaku saat ini,” katanya.

Oleh karena itu, pihaknya mengimbau kepada para calon pembeli agar segera membeli rumah jika dana yang dimiliki sudah mencukupi. “Kalau masih menunggu beberapa bulan lagi maka dipastikan harga akan mengalami kenaikan. Kalau naiknya 10 persen kan sudah cukup tinggi, terutama untuk rumah menengah dan menengah atas,” katanya. (smu)