Masyarakat Makin Minati Pasar Modal

331

SEMARANG – Pasar modal mulai banyak diminati oleh masyarakat. Terlihat dari antusias masyarakat dalam mengikuti sekolah pasar modal.

“Dari tahun ke tahun peserta sekolah pasar modal di Semarang ini terus bertambah,” ujar Kepala Kantor Pusat Informasi Pasar Modal (PIPM) Semarang Stephanus Cahyanto Kristiadi, kemarin (13/11).

Khusus untuk yang diadakan di kantor PIMP Semarang saja tiap tahunnya bisa mencapai 250 peserta. Jumlah ini terus bertambah, seiring dengan banyaknya permintaan materi pasar modal di kampus-kampus. “Kalau yang diadakan di kantor peserta beragam, mulai dari wiraswastawan, mahasiswa, karyawan, pensiunan serta ibu rumah tangga,” tambahya.

Bahkan, lanjut Cahyanto, bagi peserta yang sebagian besar karyawan ini juga rela mengambil cuti khusus untuk mengikuti pelatihan. Pihaknya memang sengaja mengadakan sekolah pasar modal saat hari kerja, tujuannya agar peserta bisa langsung melihat transaksi bursa saham secara langsung yang tidak bisa didapat saat weekend.

Sedangkan untuk materi, masih berupa pengenalan-pengenalan. Mulai dari pengenalan produk, organisasi, kemudian analisa fundamental dan beberapa hal lain yang terkait pasar modal. “Untuk materi memang masih pengenalan, belum mendalam, karena kami lihat literasi masyarakat akan bidang ini masih minim. Namun demikian, bagi mereka yang ingin mendalami bisa kembali datang ke tempat kami,” paparnya.

Dengan diadakannnya sekolah pasar modal ini, selain untuk meningkatkan literasi masyarakat akan pasar modal, juga diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan investor domestik. Sektor ini dinilai masih sangat potensial. “Investor domestik khusus untuk pasar saham masih sekitar 4 ribu. Jumlah ini masih sangat kecil bila dibandingkan dengan jumlah penduduk kita. Jadi peluang masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal masih sangat besar” pungkasnya. (dna/smu)