‎Pelari Nyaris Tembus 16 Ribu, Peserta Asing Makin Banyak

298
INDAHNYA INDONESIA: Para pelari Borobudur 10K akan melalui rute dengan pemandangan indah di sekeliling Candi Borobudur. (MUKHTAR LUTFI/Radar Semarang)
INDAHNYA INDONESIA: Para pelari Borobudur 10K akan melalui rute dengan pemandangan indah di sekeliling Candi Borobudur. (MUKHTAR LUTFI/Radar Semarang)
INDAHNYA INDONESIA: Para pelari Borobudur 10K akan melalui rute dengan pemandangan indah di sekeliling Candi Borobudur. (MUKHTAR LUTFI/Radar Semarang)

MAGELANG – Pagelaran Borobudur 10K tahun lalu bisa dibilang cukup sukses dan menarik minat para pelari top dunia untuk tampil di event bergengsi tersebut tahun ini. Buktinya dalam penyelenggaraan Borobudur Internasional 10K 2014, animo pelari asing makin banyak. Kalau tahun lalu hanya 13 negara yang berpartisipasi, tahun ini mencapai 21 negara yang mengirim pelari andalannya.

“Ini membuktikan pelaksanaan tahun lalu sukses. Bisa jadi para pelari yang tahun lalu ikut mensosialisasikannya ke pelari-pelari kelas dunia lain. Jadi kualitas event ini makin bergengsi dan makin berkelas,” kata Ketua Panitia Borobudur 10 K Budi Cahyadi, kemarin.

Disebutkan saat ini sudah lebih dari 35 pelari asing dari 21 negara yang akan berpartisipasi. Tahun lalu, tercatat 34 pelari asing yang tampil dan hanya dari 13 negara. “Pendaftar Borobudur 10K 2014 berasal dari 21 negara. Hingga saat ini total tercatat sudah 15.166 peserta mendaftar. Sampai pelaksanaan lomba kemungkinan masih bertambah,” kata Budi.

Beberapa pelari internasional yang akan berlaga di antaranya Joseph Mwangi Ngare dari Kenya, kemudian Kosila Katiber, Noor Safic Aizat, dan Silas Muturi (Malaysia). Selain itu Justus Kiptoo dari Kenya, Kenedy Lilan (Kenya) serta Arne van Looveren dari Belanda dan Stevan Kundsen dari Denmark.

Ada juga sejumlah pelari Jepang seperti Fuji Nobunao, Chie Simizu, Micky Yokoyama, dan Keita Matsumotho. “Banyak juga warga negara asing yang tinggal di Indonesia yang akan ikut lomba lari. Para pelari nasional juga akan berpartisipasi dalam event ini,” jelas Budi.

Dalam even Borobudur 10K panitia menyediakan hadiah total senilai Rp 752 juta untuk para pemenang. Selain itu, panitia juga menyediakan doorprise berupa satu unit mobil Daihatsu Ayla untuk peserta yang beruntung. Dia mengatakan para peserta juga bisa membawa pulang doorprise berupa 10 sepeda motor Yamaha dan hadiah-hadiah lainnya. “Total dorrprize lebih dari Rp 1 miliar,” kata Budi, ditemui di sela persiapan lomba di Candi Borobudur, kemarin.

Sementara penggagas Borobudur 10K Liem Cie An menambahkan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Robert O. Blake Jr akan ikut Borobudur 10K. Blake dijadwalkan ikut berlari mulai start di Taman Lumbhini kemudian berkeliling lintasan di sekitar Candi Borobudur dan kemudian kembali finis di Taman Lumbhini.

Dia mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mengkampanyekan Candi Borobudur. Juga mengajak orang untuk sehat dengan terus berlari. “Tujuan kami menggelar Borobudur 10K adalah untuk menunjang program pemerintah dan melakukan pembibitan atlet lokal. Kami juga ingin mempromosikan pariwisata Candi Borobudur ke dunia internasional,” kata pengusaha ayam tersebut. (vie/smu)