Pembunuh Dian Masih Misterius

404

BARUSARI – Meski sudah sepekan berlalu, identitas pelaku pembunuhan mantan karyawan Roti Swiss, Dian Dwi Puryani, 30, warga Kaliwiru Gang 2 nomor 45, RT 0 5 RW 02, Kaliwiru, Candisari, Semarang, masih misterius. Tim Polrestabes Semarang yang telah berupaya keras mengusut jejak pembunuhan sadis tersebut, belum berhasil mengungkap.

Belum terungkapnya kasus pembunuhan yang ditemukan di Hutan Wisata bekas kebun binatang Tinjomoyo, Gunungpati tersebut, di antaranya tidak ditemukannya saksi yang mengetahui pembunuhan tersebut maupun dengan siapa korban pergi. Sedangkan sejumlah keterangan saksi yang telah dimintai keterangan, masih simpang siur. Hal itu menambah panjang dan rumitnya proses pengusutan.

”Kami sudah memeriksa suami korban (Lilik Sugiarto, 33, Red), yang sudah pisah ranjang, tapi belum terpenuhi unsur pidananya,” ungkap Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Djihartono kepada wartawan di Mapolrestabes Semarang, Senin siang (17/11) kemarin.

Selain itu, pihaknya juga sudah memeriksa saksi-saksi, baik dari kerabat maupun teman dekat korban. Namun hingga kini belum satu pun yang memenuhi unsur pidana. ”Ya pokoknya teman dekat korban akan kami periksa. Termasuk teman-teman nongkrong korban,” katanya.

Selain itu, sejumlah lokasi atau tempat-tempat yang disebut saksi menjadi tempat nongkrong korban, telah ditelusuri. Di antaranya tempat nongkrong sejumlah anak punk di kawasan Tugu Muda Semarang. ”Semua butuh proses. Sampai saat ini, proses masih berjalan,” imbuhnya.

Dikatakan Djihartono, kasus pembunuhan ini menjadi prioritas jajaran Polrestabes Semarang untuk segera diungkap. Pihaknya juga telah membentuk tim khusus. Dalam waktu dekat ini, orang dekat yang akan diperiksa adalah Apat Sudrajat, 53, ayah kandung korban.

Mengenai kecurigaan pelaku apakah mengarah ke orang-orang dekat korban, Djihartono mengaku tidak berani menyimpulkan atau berspekulasi. ”Nanti lah, biar penyelidikan yang menjawab,” imbuhnya.

Sebelumnya, Dian Dwi Puryani, 30, ditemukan tewas akibat dibunuh di Hutan Wisata Tinjomoyo, Gunungpati, Semarang, pada Selasa (11/11/2014) lalu. Dian sendiri telah pisah ranjang dengan suaminya kurang lebih sejak 2 tahun silam. Ia tinggal bersama dua anaknya, yakni anak pertama berusia 7 tahun dan anak kedua berusia 2,5 tahun.

Keterangan di antara saksi ada yang menyebut korban pergi sejak hari Sabtu bersama pria misterius yang menjemput Dian di rumahnya Jalan Kaliwiru II nomor 45, Kelurahan Kaliwiru, Kecamatan Candisari, Semarang, Sabtu (8/11/2014) lalu. Namun tampaknya di antara saksi lain memberi keterangan berbeda, disebutkan bahwa korban pergi berjalan kaki pada hari Minggu pagi (9/11/2014).

Korban juga diduga, tidak menggunakan perangkat telekomunikasi handphone sejak 2 minggu sebelumnya. Hal itu menyulitkan tim kepolisian melacak jejak komunikasi terakhir dengan orang-orang dekat korban. (mg5/ida/ce1)