Amankan Perbatasan, Berangkatkan 450 Prajurit

303
PERSIAPAN : Sebanyak 450 prajurit TNI dari Yonif 400/Raider akan diberangkatkan ke perbatasan RI-PNG pada akhir bulan ini untuk menjaga teritorial dan patok batas negara. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)
 PERSIAPAN : Sebanyak 450 prajurit TNI dari Yonif 400/Raider akan diberangkatkan ke perbatasan RI-PNG pada akhir bulan ini untuk menjaga teritorial dan patok batas negara. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)

PERSIAPAN : Sebanyak 450 prajurit TNI dari Yonif 400/Raider akan diberangkatkan ke perbatasan RI-PNG pada akhir bulan ini untuk menjaga teritorial dan patok batas negara. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)

SEMARANG-Antisipasi gangguan keamanan dari serangan gerakan sparatis, sebanyak 450 prajurit dari kesatuan Yonif 400/Raider segera diberangkatkan ke tapal batas negara Indonesia-Papua Nugini di Kabupaten Keerom Papua.

Wakil Asisten Operasi Panglima TNI, Laksma Darwanto, mengatakan, ratusan prajurit tersebut dituntut mampu menumpas gerakan sparatis. Selain itu, harus selalu memantau dan mengantisipasi aksi penyelundupan BBM ilegal ke Papua Nugini serta barang ilegal lainnya.

“Jadi, kalau ada gerakan sparatis bersenjata yang berbahaya, mereka harus ikut menumpas. Tapi saya tekankan, bila ada prajurit terlibat illegal logging, akan dicopot,” ujar Darwanto, usai memantau kesiapan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 400/Raider di Markas Yonif 400/Raider Srondol, Semarang kepada Radar Semarang, Selasa (18/11) kemarin.

Pemberangkatan ratusan prajurit tersebut bakal dilakukan serentak, akhir November 2014. Prajurit bakal disebar di 19 pos penjagaan di Kabupaten Keerom. Mereka akan dibantu tenaga medis dan peralatan tempur. Pengiriman pasukan juga didukung kemampuan bertempur memadai serta pengetahuan bidang pendidikan dan penguatan infrastruktur.

“Mereka dibekali keahlian keimigrasian dan hukum militer untuk mengawasi para pelintas batas negara. Apalagi, saat ini masalah HAM masih disoroti di sana. Prajurit akan bertugas menjaga tapal batas negara di Papua selama sembilan bulan,” pungkasnya. (mg9/ida)