Lestarikan Pusaka Lewat Film

442

KALIBANTENG KULON-Rendahnya minat generasi muda terhadap warisan budaya berupa keris, menginspirasi film The Keris yang diproduseri oleh Catur Prayitno. Film dokumenter ini untuk meningkatkan rasa nasionalisme generasi muda.

Film ini mengambil seting pengambalian gambar di Villa Joglo Mijen, Museum Ranggawarsita, SMA Ksatrian 1, dan Perumahan BSB. Menceritakan perjuangan seorang remaja dalam mempertahankan warisan keris yang hendak dibeli oleh korektor keris.
“Film ini memiliki nilai edukasi sekaligus nilai historis. Selama ini, minat generasi muda dalam mencintai dan mempelajari pusaka sendiri, sudah mulai luntur. Padahal alat ini yang digunakan oleh nenek moyang kita saat berjuang dulu,” kata Catur di sela-sela pemutaran film dengan mengundang puluhan siswa dari berbagai sekolah di Kota Semarang di Mini Theatre Museum Ranggawarsita, Rabu (19/11) kemarin.

Lanjut Catur, film berdurasi 90 menit tersebut menceritakan kisah seorang pelajar bernama Tomi yang mendapat pemberian sebuah keris oleh seorang kakek yang telah ditolongnya. Tanpa sadar, Tomi mengetahui jika keris yang ia dapatkan adalah keris yang melegenda bernama keris setan kober. Keris itu diminati Mr Chris yang memang kolektor keris. Mr Chris menawarnya dengan harga tinggi. “Singkat cerita, keris itu bisa direbut. Namun di film ini terdapat pesan moral yakni, penghargaan warga asing terhadap sejarah suatu bangsa,” paparnya.

Sutradara film Verie Santoso, mengaku sengaja memberikan rangsangan kepada generasi muda agar lebih peduli terhadap nilai-nilai budaya sejarah nusantara dalam film yang ia garap. Dirinya berencana melakukan pemutaran film tersebut di beberapa titik seperti sekolah, tempat wisata, serta beberapa museum di kabupaten/kota di Jateng. “Kami akan memutar di beberapa titik yang memang memerlukan edukasi tentang sejarah,” tambahnya.

Terpisah, Imam Subagyo perwakilan Dewan Kesenian Semarang (Dekase ) menambahkan jika film The Keris bisa membangkitkan lagi perfilman dan pemain muda di Semarang. “Film ini memiliki nilai luhur,” ujarnya. (den/ida)