Berawal dari Hobi, Raih Banyak Prestasi

539
BERPRESTASI: Laode Muhammad Idris saat menunjukkan aneka robot dan berbagai penghargaan yang pernah diraih dalam pameran Teknologi Industri yang digelar di gedung Lawang Sewu Semarang, kemarin. (AHMAD FAISHOL/RADAR SEMARANG)
 BERPRESTASI: Laode Muhammad Idris saat menunjukkan aneka robot dan berbagai penghargaan yang pernah diraih dalam pameran Teknologi Industri yang digelar di gedung Lawang Sewu Semarang, kemarin. (AHMAD FAISHOL/RADAR SEMARANG)

BERPRESTASI: Laode Muhammad Idris saat menunjukkan aneka robot dan berbagai penghargaan yang pernah diraih dalam pameran Teknologi Industri yang digelar di gedung Lawang Sewu Semarang, kemarin. (AHMAD FAISHOL/RADAR SEMARANG)

Tim Robotik Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang merupakan satu dari beberapa tim yang menjadi kebanggaan kampusnya. Bagaimana tidak, belum genap 10 tahun dibentuk, tim ini telah berkali-kali meraih banyak prestasi. Seperti apa?

AHMAD FAISHOL

JIKA pembaca mengunjungi pameran Teknologi Industri 2014 yang digelar di gedung Lawang Sewu Semarang minggu ini, tentu tidak akan melewatkan yang satu ini. Tampilan aneka robot, sangat menarik. Ditambah dengan deretan piala yang banyak, tentu akan memaksa siapa pun yang melewatinya untuk berhenti. Tak terkecuali Radar Semarang yang berkesempatan mengunjungi pameran tersebut.

Laode Muhammad Idris, salah satu mahasiswa yang menunggu stan, dengan senang hati menerima siapa pun yang mengunjunginya. Ia juga tidak segan-segan menjelaskan bagaimana proses memunculkan ide kreatif dalam bidang teknologi itu sehingga menghasilkan banyak prestasi.

”Robosa memang didirikan untuk menumbuhkembangkan dan meningkatkan kreativitas mahasiswa Unissula dalam bidang teknologi robotika. Meskipun di kampus kami tidak ada jurusan itu, namun antusiasme mahasiswa yang menekuninya cukup tinggi,” ujar mahasiswa yang akrab disapa Idris ini.

Dijelaskan, Robosa berdiri sejak tahun 2005. Satu tahun kemudian, langsung mengikuti kompetisi robotik yang diselenggarakan oleh DIKTI dalam rangka mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) tepat guna ke dalam dunia nyata. Meskipun bermarkas di Fakultas Teknologi Industri (FTI), namun anggotanya terdiri atas lintas fakultas.
”Memang komunitas ini diperuntukkan bagi yang benar-benar memiliki hobi dan punya keseriusan dalam menekuni bidang robotik,” aku mahasiswa yang kini duduk di semester 7 Jurusan Elektro ini.

Kegiatan sehari-hari mereka adalah melakukan percobaan dan penelitian di laboratorium sembari mendapat pengarahan dari dosen pembimbing. Tiap minggu, mereka rutin melakukan diskusi membahas perkembangan dan kemampuan yang didapat. Selain itu, mereka juga masih membangun jaringan dengan para alumni. Atas hal itu, tidak heran jika selang dua tahun mereka berhasil menggondol juara tingkat regional III wilayah Jawa Tengah dan DI Jogjakarta. ”Setelah itu, kami terus mengikuti lomba tiap tahunnya dan menambah pundi-pundi prestasi baik tingkat regional maupun nasional,” katanya.

Di antara prestasi yang pernah mereka raih adalah juara III Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) 2008, juara harapan Kontes Robot Abu Indonesia (KRAI) 2010, juara III Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) 2011, juara II KRAI dan KRPAI, dan juara best design KRAI 2014 tingkat regional. ”Yang terbaru dan sangat membanggakan adalah juara harapan KRAI tingkat nasional,” imbuh ketua tim robot KRPAI ini bangga.

Tidak hanya mengikuti lomba yang diadakan oleh DIKTI, mereka juga kerap memeriahkan lomba-lomba yang diadakan oleh perguruan tinggi tingkat nasional. Hasilnya, kerap berhasil menyabet juara II dan III pada masing-masing divisi lomba. ”Sukanya dapat bertemu dan sharing dengan teman-teman sesama pencinta robotik. Adapun dukanya adalah tidak tidur karena harus menyiapkan robot agar berjalan maksimal,” ungkap Idris yang mengaku butuh waktu sekitar 8 bulan untuk persiapan mengikuti lomba.

Harapan yang masih ingin dicapai oleh Idris dan kawan-kawan di tim adalah dapat meraih juara I nasional dan dapat mewakili Indonesia di kancah internasional. Menurutnya, manfaat ke depan yang dapat diambil dari robotik adalah memudahkan kehidupan manusia.

”Memang saat ini (robot) baru dapat dipakai untuk pertahanan. Namun suatu saat akan bermanfaat dalam segala hal. Misalnya untuk pemadam kebakaran, kesenian, dan juga olahraga,” pungkasnya optimistis. (*/ida/ce1)
Kerap Tak Tidur, Siapkan Lomba Robot