PABBSI Mulai Tatap pra PON

981
ADU OTOT: Dua binaragawan Jawa Tengah mempertontonkan konfigurasi ototnya dalam Kejurda kemarin di Wonderia, Semarang. Ajang ini sekaligus seleksi untuk Kerjurnas dan Pra PON 2015 mendatang. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)
 ADU OTOT: Dua binaragawan Jawa Tengah mempertontonkan konfigurasi ototnya dalam Kejurda kemarin di Wonderia, Semarang. Ajang ini sekaligus seleksi untuk Kerjurnas dan Pra PON 2015 mendatang. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)

ADU OTOT: Dua binaragawan Jawa Tengah mempertontonkan konfigurasi ototnya dalam Kejurda kemarin di Wonderia, Semarang. Ajang ini sekaligus seleksi untuk Kerjurnas dan Pra PON 2015 mendatang. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Pengprov Persatuan Angkat Besi, Angkat Berat dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI) Jateng telah mengantongi nama-nama atlet angkat besi, angkat berat dan binaraga Jateng yang akan diproyeksikan tampil di ajang Pra-PON 215 mendatang.

Atlet-atlet Jateng tersebut kata Kabid Binpres Pengprov PABBSI Jateng, Hadi, didapatkan dari beberapa kejuaraan termasuk ajang Kejurda Yunior dan Senior Angkat Berat, Angkat Besi dan Binaraga yang baru saja kelar digelar di Wonderia Semarang 21-23 November kemarin.

“Terakhir di Kejurda ini kami mengundang 28 Pengcab. Dan atlet yang turun ada sekitar 150. Kejurda ini juga kami gunakan sebagai pantauan terakhir kekuatan Jateng yang kami proyeksikan untuk turun di Pra PON,” kata Hadi kemarin.

Di nomor angkat besi, kata Hadi, Jateng akan fokus menggenjot atlet-atlet putri mereka yang selama ini mampu bersaing di kancah nasional seperti Siti Nafisa (53 kg), Tika Mulyaningrum (58 kg) dan Dyah Ayu Permatasari (69 kg). “Ketiganya saat ini memiliki kans paling besar di kancah Nasional. Terakhir Dyah Ayu dipanggil untuk Pelatnas SEA Games namun yang bersangkutan tidak kami kirim karena lebih baik dia kami fokuskan ke PON dulu,” lanjut Hadi.

Namun di nomor angkat berat, Hadi yang juga menjabat sebagai Binpres Pengprov PABBSI Jateng tersebut mengakui prestasi Jateng masih cukup berat di kancah Nasional terutama di ajang seperti PON Jabar 2016 mendatang. “Angkat berat kami akui prestasi Jateng masih cukup jauh dari harapan namun kami tetap berusaha semaksimal mungkin. Untuk angkat berat putra kami ada beberapa nama seperti Sucipto, Budi Laksono dan Tri Wibowo,” lanjutnya.

Lebih lanjut Hadi mengatakan, di ajang Pra-PON maupun PON Jabar 20016 mendatang kans Jateng untuk meraih prestasi juga akan datang di nomor binaraga dimana katanya persaingan pada nomor tersebut lebih merata.

Jateng sendiri di nomor binaraga masih akan mengandalkan muka-muka lama seperti Meni, Budiono, Mualipi, San San, Agus Widodo, Bambang dan Eko Santoso yang masih akan terus digodog pada sisa waktu sebelum Pra-PON saat ini. “Tujuh atlet binaraga itu akan langsung kami turunkan di Kejurnas Pekanbaru 28 November besok. Nah, dari tujuh atelt itu nanti yang dapat medali akan langsung kami masukkan di tim Pra PON, sambil nanti kami juga menunggu aturan resminya seperti apa soal kuota,” pungkas mantan atlet nasional itu. (bas/smu)