Inspeksi Mendadak, Kantor Kelurahan Belum Buka

417
SEPI: Kondisi kantor Kelurahan Kutowinangun masih sepi, ketika tim sidak datang. Jam kerja kelurahan tidak sesuai dengan regulasi. (dhinar sas/radar semarang)
SEPI: Kondisi kantor Kelurahan Kutowinangun masih sepi, ketika tim sidak datang. Jam kerja kelurahan tidak sesuai dengan regulasi. (dhinar sas/radar semarang)
SEPI: Kondisi kantor Kelurahan Kutowinangun masih sepi, ketika tim sidak datang. Jam kerja kelurahan tidak sesuai dengan regulasi. (dhinar sas/radar semarang)

SALATIGA – Minimnya disiplin aparat sipil negara (ASN) sebagai pelayan masyarakat perlu ditindak tegas. Hal itu menjadi sikap Wali Kota Yuliyanto seiring temuan hasil tim gabungan yang melakukan sidak ke beberapa instansi, kemarin (25/11).

Tim sidak yang datang ke Kelurahan Kutowinangun, Kecamatan Tingkir, pukul 07.00 tidak mendapati pegawai. “Kami yang buka gerbangnya, dan beberapa saat kemudian barulah datang dua orang yakni sekretaris kelurahan dan staf,” terang salah satu tim sidak kepada wartawan.

Dari keterangan yang ditemukan tim, setiap hari kelurahan buka jam 7.30 atau lebih lambat 30 menit dari seharusnya. “Kenyataannya seperti itu. Padahal regulasi semua instansi sama yakni buka pukul 07.00,” jelas Sutopo, tim dari BKD. Dari 12 pegawai kelurahan, sampai dengan tim keluar kelurahan, hanya ada 2 orang.

Sekretaris kelurahan Kutowinangun Hadi Supriyanto kepada tim sidak membenarkan jika setiap hari memang aktifitas pelayanan biasa mulai pukul 07.30. Ia pun menandatangi berita acara.
Sementara saat tim mendatangi kelurahan Sidorejo Kidul, juga didapati hal serupa. Dari 10 pegawai, hanya ada tiga orang yakni Lurah Satiyo Sukarjo dan dua stafnya.

Informasi yang diperoleh, tim akan memberikan surat peringatan dan teguran terkait temuan tersebut. Dan surat dikirimkan setelah semua tim merekap hasil sidak. Terpisah wali kota Yuliyanto menyatakan pihaknya akan memberikan tindakan tegas. “Semua instansi yang melayani masyarakat harus buka sesuai jam kerja. Kalau belum buka, kita tindak tegas,” janji Yuliyanto. (sas/zal)