Komdis Terlalu Berbelit Tetapkan Sanksi

404
 PROTES: Suporter PSIS memasang spanduk sindiran kepada PSSI di sekitar Jalan Gajahmada Semarang. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)

PROTES: Suporter PSIS memasang spanduk sindiran kepada PSSI di sekitar Jalan Gajahmada Semarang. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – PSIS Semarang berharap Komisi Disiplin (Komdis) PSSI tidak berlarut-larut dalam menetapkan sanksi kepada tim berjuluk Mahesa Jenar itu terkait dengan kasus sepakbola gajah yang terjadi beberaa waktu lalu.

Manajer tim PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto mengatakan, dengan semakin berlarutnya proses sanksi yang akan diberikan oleh Komdis, pihaknya khawatir, PSIS akan tersendat dalam memersiapkan diri menghadapi musim depan.

“Dari mulai sanksi diskualifikasi hingga sanksi personal kemarin kan prosesnya sangat panjang dan menguras tenaga bahkan hingga kini terkesan mengantung. Makanya harapan kami Komdis bisa bertindak cepat terutama dalam memutuskan sanksi yang akan diberikan kepada kami,” terang Liluk.

Kegelisahan PSIS tresrbut memang bukan tanpa alas an. Pasalnya setelah menjatuhkan sanksi personal termasuk menghukum enam punggawa tim termasuk Liluk dengan larangan berkecimoung di dunia sepakbola selama seumur hidup hingga kini Komdis belum memberikan draft sanksi resmi kepada Mahesa Jenar.

Hal itu menurut Liluk yang menghambat timnya untuk segera menyusun memori banding yang akan mereka ajukan ke PSSI,”Masak acuan kita dari media? kan tidak mungkin. Makanya kami berharap Komdis bisa sedikit lebih serius terutama soal draft sanksi sehingga kami bisa segera menyusun materi banding,” sambungnya.

Begitu juga terkait ancaman sanksi tambahan yang masih diutarakan oleh Komdis beberapa waktu lalu. Bahkan Liluk ‘menantang’ komdis untuk segera membuktikan dugaan pengaturan skor yang selama ini diutarakan oleh Komdis.

“Kalau memang bisa membuktikan harusnya Komdis segera membeberkan kepada kami. Tapi kalau meman akhirnya tidak bisa membuktikan harusnya Komdis juga mau mencabut sanksi kemarin,” beber Liluk.

Seperti diketahui, meski belum resmi menerima draft sanksi dari Komdis, namun PSIS kemungkinan besar bakal ‘all out’ memperjuangkan banding untuk memperingan hukuman personal yang telah mereka terima.

Bahkan saat ini tim Mahesa jenar telah menyiapkan tim advokasi untuk penngajuan banding tersebut. Tim itu nantinya akan diketuai oleh General Manajer tim PSIS, Kairul Anwar yang juga seorang pengacara. (bas/zal)