Akses Candi Gedongsongo Akan Dilebarkan

311

UNGARAN- Menjawab desakan semua pihak untuk melakukan pembenahan kawasan wisata Candi Gedongsongo dan jalan menuju wisata andalan tersebut. Pemerintah Kabupaten Semarang akan melakukan kajian untuk segera melakukan rencana pembenahan dengan melebarkan jalan menuju objek wisata Candi Gedongsongo dan mengatur parkir pengunjung.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Semarang, Gunawan Wibisono menjelaskan, Pemkab Semarang akan menata obyek wisata Candi Gedongsongo secara komprehensif setelah menerima masukan dari berbagai kalangan, baik DPRD, instansi terkait maupun masyarakat. Diawali dengan melakukan kajian akses jalan hasil TMMD untuk diketahui daya tampung dan kelayakannya secara teknis apakah bisa digunakan atau tidak. Selanjutnya menganggarkan dalam APBD 2015 untuk pelebaran jalan.

“Anggaran pelebaran jalan menuju Gedongsongo akan kita masukkan di APBD 2015. Kendalanya keterbatasan anggaran dan pembebasan lahan di beberapa titik yang mengenai tanah milik warga,” tutur Gunawan Wibisono, Rabu (26/11) kemarin.
Menurut Gunawan Wibisono yang akrab disapa Soni, untuk mengurani overload parkir rencananya akan memanfaatkan tanah Pasar Bunga untuk dijadikan subterminal. Sehingga kendaraan yang akan ke Candi Gedongsongo berhenti di sana dan naik menggunakan angkutan khusus wisata seperti di objek wisata Tangkuban Perahu.

“Untuk penataan di Gedongsongo itu nanti akan kita bahas. Sebab ada instansi lain yang punya destinasi, yakni Perhutani dan BP3 (Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala). Jadi penataan dan pengembangannya harus terpadu, bersama-sama dengan Perhutani dan BP3. Pak Bupati juga punya gagasan untuk menambah fasilitas gedung sinema terkait sejarah Gedongsongo. Untuk menata itu butuh anggaran tidak sedikit,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya sejumlah anggota DPRD Kabupaten Semarang menilai Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Semarang tidak pernah fokus pada pembenahan insfrastruktur objek wisata di Kabupaten Semarang. Sebab setiap hari kemacetan dan meluapnya kendaraan terjadi di objek wisata candi Gedungsongo. (tyo/zal)