Kurang Sosialisasi, Pembagian PSKS Semrawut

363
FOTO : Penerima PSKP bejibun memadati Kantor Pos menunggu antrean. (PRISTYONO/RADAR SEMARANG)
FOTO : Penerima PSKP bejibun memadati Kantor Pos menunggu antrean. (PRISTYONO/RADAR SEMARANG)

SALATIGA–Pembagian Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) di PT Kantor Pos (Persero) Salatiga semrawut. Kondisi itu diduga akibat tidak adanya sosialisasi jadwal pembagian dan tidak tercantumnya jadwal hari pengambilan PKSK untuk warga Kecamatan Sidoarjo.

Akibatnya terjadi antrean panjang dan terjadi aksi dorong-dorongan karena banyak warga yang datang tidak pada jadwal yang telah ditentukan oleh petugas. PSKS adalah program dari pemerintah dalam rangka membangun keluarga produktif untuk memberdayakan dan melindungi masyarakat miskin.

Menurut Jakimin, 65, penerima PSKS, dirinya tidak diberi tahu RT/RW soal adanya pembagian jadwal per-kecamatan. “Ya saya tahunya disuruh mengambil PSKS hari Rabu saja,” tandas warga krenceng tersebut.

Junaidi, 42, penerima PSKS lain mengungkapkan hal senada, jadwal dari petugas tidak jelas, sehingga banyak yang kecewa. “Sosialisasinya kurang, harusnya RT dan RW diberitahu agar menyampaikan ke warganya” keluhnya.
Berdasarkan jadwal pengambilan PSKS, per 30 Desember, Kecamatan Argomulyo hari Senin, Sidomukti hari Selasa, Sidorejo Minggu, Tingkir Rabu.

Menanggapi kesemrawutan pembagian PSKS, Sri, 48, Petugas PSKS mengatakan, sebenarnya jadwalnya sudah dibuat, tapi karena informasi melalui mulut ke mulut, akibatnya penerima PSKS datang secara bersamaan. “Kalau sudah begini kami juga tidak menolak,” tandas Sri saat ditemui di Kantor Pos.

Sementara itu, menurut Kepala Kantor Pos, Samsu Panitis, para penerima PSKS setiap bulan akan menerima bantuan sebesar Rp 200 ribu. Warga Salatiga penerima PSKS akan menerima bantuan bulan Oktober sampai November. Jumlah keseluruhan penerima 6.440 orang. Disamping itu penerima akan mendapat Kartu Indonesia Sehat (KIS), SIM card, kartu Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), “Jadwal resmi pengambilannnya 30 Desember. Bantuan boleh diambil atau disimpan,” tandasnya. (mg14/zal)