Pindah Sementara, Pedagang Kirab Boyongan

432
KIRAB: Bupati Dachirin Said didampingi Sekda dr Singgih Setyono MMR dan Kepala Disperindagkop Eko Pringgolaksito menghadiri potong tumpeng dalam rangka kirab boyongan pedagang Pasar Mranggen ke pasar darurat. (wahib pribadi/radar semarang)
KIRAB: Bupati Dachirin Said didampingi Sekda dr Singgih Setyono MMR dan Kepala Disperindagkop Eko Pringgolaksito menghadiri potong tumpeng dalam rangka kirab boyongan pedagang Pasar Mranggen ke pasar darurat. (wahib pribadi/radar semarang)

DEMAK-Pedagang Pasar Mranggen hingga kemarin dilaporkan telah pindah semua ke pasar darurat di lapangan Desa Mranggen, Kecamatan Mranggen. Kini, pedagang tengah konsentrasi untuk menata penampatan di lokasi baru pasar darurat tersebut. Karena itu, diperkirakan pekan ini transaksi jual beli di pasar darurat kembali normal.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Pemkab Demak, Eko Pringgolaksito melalui Kabid Pasar, Sokip, kemarin. Menurutnya. Pemindahan sebelumnya diawali dengan prosesi selamatan dan kirab potong tumpeng oleh pedagang yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Pasar Mranggen (P3M). Selamatan dihadiri Bupati Dachirin Said, Sekda dr Singgih Setyono MMR, Kepala Disperindagkop Eko Pringgilaksito, Camat Mranggen Arif Sudaryanto dan para kiai setempat.

Menurut Sokip, tidak ada kendala berarti dalam relokasi pedagang itu. Setelah dipindah ini, pasar lama langsung ditutup zeng untuk proses pembangunan fondasi, pemasangan tiang pancang dan slup bangunan. Dilokasi juga telah didatangkan alat berat. “Rekanan hanya punya waktu sampai 27 Desember untuk menyelesaikan pembangunan tahap pertama dengan konsentrasi membangun fondasi dan tiang pancang,”katanya. Meski demikian, secara administrasi, rekanan harus bisa menyelesaikan terakhir 20 Desember. Ini untuk keperluan pencairan dana pembangunan tahap pertama tersebut. Nilai pembangunan total termasuk mendirikan pasar darurat mencapai Rp 14,6 miliar. Pembangunan menjadi tanggung jawab CV Haka Utama dari Makassar sebagai pemenang tender proyek Pasar Mranggen. Sokip menambahkan, jika tahap pertama tersebut selesai, maka pembangunan akan dilanjutkan ditahun berikutnya hingga 2016 dengan dibantu investor. (hib/zal)