4 Anak Harimau Dipantau Intensif

341
 DITIMBANG: Anak harimau Benggala saat dilakukan penimbangan berat badan. (ADITYO DWI/RADAR SEMARANG)

DITIMBANG: Anak harimau Benggala saat dilakukan penimbangan berat badan. (ADITYO DWI/RADAR SEMARANG)

MANGKANG – Empat anak harimau jenis Benggala yang lahir sekitar dua minggu lalu terus dipantau secara intensif pertumbuhan dan kesehatannya dua hari sekali oleh tim dokter Taman Margasatwa Mangkang. Pemantauan meliputi penimbangan berat badan, pertumbuhan badan, serta pemantauan asupan gizi dan kesehatan.

Dokter Hewan Taman Margasatwa Mangkang, Hendrik Tri Setiawan, mengatakan, 4 anak harimau asal India tersebut terdiri atas 3 jantan dan 1 betina. Pasca dilakukan penimbangan dan pemantauan gizi kemarin, hasilnya terbilang sehat.

”Kita lakukan pengecekan berupa penimbangan dan pengukuran berat badan untuk mengetahui asupan gizi dari susu induknya. Itu kami lakukan setiap dua hari sekali,” katanya saat ditemui Radar Semarang kemarin.

Menurut Hendrik, setiap dua hari minimal anakan harimau Benggala bernama Sapto, Raditya, Wage dan Ragilia itu naik berat badannya sekitar 2 ons. Hal itu menunjukkan jika asupan gizi dan makanan dari sang induk bernama Doreng sangat mencukupi.

”Keempatnya kini memiliki berat badan lebih dari 4 kilogram dan terus naik. Hal ini menunjukkan jika asupan susu yang diberikan oleh induk harimau kepada anak-anaknya cukup terpenuhi dan merata satu sama lain. Dari bentuk badannya juga bisa dilihat bila bayi macan tumbuh dengan baik dan perkembangannya bagus,” jelasnya.

Hendrik menambahkan, ke depan anak-anak harimau Benggala akan dipisahkan dari induknya agar bisa berinteraksi dengan pengunjung. ”Saat ini masih belum dipisahkan, karena masih membutuhkan asupan makanan dari sang induk,” katanya.

Kepala UPTD Taman Margasatwa (Bonbin) Mangkang, menambahkan, vaksinasi akan dilakukan secara berkala kepada semua hewan koleksi kebun binatang Mangkang ini. Untuk keempat anggota keluarga baru harimau Benggala, saat ini belum bisa divaksin lantaran masih berkoordinasi dengan dokter kebun binatang Ragunan untuk menentukan vaksin yang tepat.

”Harimau Benggala adalah jenis kucing yang susah berkembang biak. Dengan bertambahnya anakan harimau ini, kami harap kunjungan ke kebun binatang bisa meningkat,” harapnya. (den/aro/ce1)