500 Kartu Nelayan Belum Jadi

266

DEMAK- Sebanyak 500 kartu untuk nelayan hingga kini belum jadi. Akibatnya, belum semua nelayan bisa menggunakan kartu ajaib tersebut. Kartu nelayan berfungsi bisa digunakan di tempat mana pun ketika perahu mereka kehabisan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Demak, Hari Adi Susilo mengungkapkan, dari sekitar 18.500 nelayan, baru 8 ribuan yang sudah menerima kartu. Ada pula yang sudah terdaftar namun belum menerima ada sekitar 200 nelayan. “Kartu nelayan ini memang dibuat secara bertahap. Prosesnya diserahkan ke Provinsi Jateng,” terang Hari Adi, kemarin.

Selain kartu, perizinan kapal juga dinilai meresahkan nelayan. Sebab, terlalu banyak izin yang dibuat justru membuat nelayan pusing tujuh keliling. Karena itu, dia berharap ada pasokan tenaga khusus dari Pemprov Jateng ke Demak agar bisa menangani proses izin yang panjang dan banyak itu. “Mestinya, ada kantor satu atap di pelabuhan Morodemak, Bonang. Dengan begitu mempermudah proses izin perahu yang diajukan nelayan,” katanya. Menurutnya, belum lama ini akibat belum memiliki izin, dua perahu nelayan Demak ditangkap petugas Polairud Polda Jateng. Mereka tertangkap saat menangkap ikan di perbatasan Semarang-Demak. “Mereka ditangkap karena tidak bawa surat melaut,” jelas dia. (hib/ric)