5.403 Guru Non PNS Belum Bersertifikasi

328

DEMAK- Guru non PNS yang belum bersertifikasi dari berbagai sekolah di Demak hingga kini jumlahnya masih banyak. Tercatat ada 5.403 guru belum sertifikasi. Sedangkan, yang sudah sertifikasi ada 689 guru. Sebaliknya, guru PNS yang bersertifikasi ada 3.878 orang dan yang belum sertifikasi ada 917 orang.

Kepala Bidang Ketenagaan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Pemkab Demak, Suhudi mengungkapkan, masih banyaknya guru non PNS yang belum sertifikasi menjadi perhatian tersendiri bagi pihaknya. Diharapkan, jumlah guru baik non PNS maupun PNS yang bersertifikasi bisa meningkat terus setiap tahun. “Kasihan guru yang belum bersertfikasi, utamanya yang non PNS,” katanya. Informasi yang dihimpun koran ini, banyak guru non PNS yang gajinya hanya berkisar antara Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu per bulan. Jumlah itu sangat jauh dibawah standar upah minimum kabupaten (UMK).

Kondisi demikian, membuat kesejahteraan guru non PNS yang belum bersertifikasi juga dibawah standar layak. Justru, besaran gaji mereka kalah dengan buruh di pabrik. Berdasarkan data rekapitulasi Disdikpora Demak menyebutkan, bahwa jumlah guru berstatus PNS tercatat ada 4.795 orang. Sedangkan, guru non PNS ada 6.248 orang. Dengan rincian, untuk guru TK yang sudah PNS ada 262 orang dan 1.360 guru belum PNS. Untuk tingkat SD, guru PNS ada 3.128 orang dan non PNS ada 2.517 orang.

Selanjutnya, untuk level SMP, guru PNS ada 941 orang dan 934 guru masih non PNS. SMA guru PNS ada 347 orang dan non PNS 625 orang. Kemudian, tingkat SMK, guru PNS ada 117 orang dan non PNS 812 orang.

Sementara itu, secara rinci, untuk guru PNS yang sudah bersertifikasi tingkat TK ada 168 orang dan belum sertifikasi ada 94 orang. Guru TK non PNS yang bersertifikasi 334 orang dan belum sertifikasi 1.026 orang. Lalu, guru PNS bersertfikasi tingkat SD ada 2.518 orang dan belum sertifikasi 610 orang. Sedangkan, yang non PNS sudah sertifikasi ada 49 orang dan belum sertifikasi 2.468 orang. Untuk tingkat SMP guru PNS sertifikasi tercatat ada 820 orang dan belum 121 orang.

Pun, yang sudah sertifikasi dari non PNS ada 90 orang dan belum sertifikasi 844 orang. Kemudian, guru PNS sertifikasi untuk SMA ada 288 orang dan belum sertifikasi ada 59 orang. Sedangkan, yang non PNS sudah sertifikasi ada 111 orang dan belum 337 orang. Terakhir, untuk guru SMK yang PNS dan sudah bersertifikasi ada 84 orang dan belum 33 orang. Sementara, yang non PNS tapi sudah sertifikasi ada 105 orang dan belum sertifikasi ada 728 orang.

Selain soal status guru itu, Suhudi juga menyoroti banyaknya guru PNS yang telah pensiun. Kondisi ini membuat lembaga pendidikan, utamanya di tingkat sekolah dasar (SD) kekurangan guru negeri. Kini, kekosongan banyak guru negeri tersebut banyak diisi guru wiyata bhakti. Menurutnya, sudah banyak SD di wilayah Demak yang guru PNS nya hanya satu orang. Lainnya, guru wiyata. Kondisi ini, kata dia, cukup memprihatinkan. Karena itu, kebutuhan guru PNS di SD sangat perlu diisi segera. “Kita juga kekurangan penjaga malam di sekolah. Sebab, rata-rata sudah memasuki masa pensiun,” katanya. (hib/ric)